Didi Mahardhika Soekarno tegaskan setia kepada Prabowo dan Gerindra

antaranews.com
13 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Cucu Presiden Pertama RI Soekarno, Didi Mahardhika Soekarno menegaskan setia kepada Presiden Prabowo Subianto, yang juga Ketua Umum Partai Gerindra.

Mahardhika yang merupakan kader Partai Gerindra itu dalam keterangan di Jakarta, Senin, mengatakan pilihan sikap politiknya yang berbeda dari mayoritas keluarga besar Bung Karno bukan keputusan sesaat.

Ia mengaku berjalan di atas dua amanah yang dipegang teguh, yakni amanah dari sang ibunda almarhum Rachmawati Soekarnoputri serta amanah dari Prabowo yang disebutnya sudah seperti keluarga sendiri.

"Pesan ibunda jelas, tetap setia kepada Bapak Prabowo Subianto dan Partai Gerindra. Alhamdulillah amanah itu saya jalankan sejak dulu," ujarnya..

Pada momen Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-18 Partai Gerindra, Mahardhika juga menyampaikan ucapan selamat dan harapannya agar Gerindra terus menjadi kekuatan politik yang menjaga persatuan bangsa.

Ia menjelaskan pilihannya berlabuh di Gerindra dilandasi keyakinan ideologis. Ia menilai Gerindra merupakan partai yang paling merepresentasikan nilai-nilai Bung Karno tanpa dikotomi dan tanpa upaya membenturkan.

"Gerindra itu cocok dengan darah ideologi saya. Ada garis ajaran kakek saya, Bung Karno, tetapi tidak dibenturkan dengan siapa pun," katanya.

Ia juga mengatakan kedekatannya dengan Prabowo tidak hanya sebatas hubungan politik, tetapi sudah menjadi hubungan personal.

"Bagi saya, Pak Prabowo sudah seperti bapak sendiri. Itu yang saya pegang," ujarnya.

Lebih lanjut, Mahardhika turut menyoroti masih adanya upaya sejumlah kelompok yang terus menghidupkan dikotomi lama dalam politik nasional, seperti narasi Pro-Soekarno versus Pro-Soeharto dan pembelahan serupa.

Menurut dia, pola semacam itu sudah tidak relevan dan hanya memperkecil bangsa.

"Menurut saya, dikotomi itu sudah tidak relevan. Mengotakan rakyat Indonesia ke dalam pro sini atau pro sana hanya memperkecil bangsa ini," katanya.

Sebagai putra Rachmawati Soekarnoputri sekaligus keturunan Bung Karno, Mahardhika mengakui ideologi politik telah mengalir dalam dirinya.

Namun ia menyatakan ingin menjalankan warisan itu dengan pendekatan yang lebih relevan dengan kondisi bangsa saat ini, yakni menyatukan, bukan membelah.

Baca juga: Cucu Soekarno Didi Mahardhika temui Prabowo di Istana Jakarta

Baca juga: HUT Gerindra, Prabowo apresiasi kader terus bersamai perjuangan partai


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KPK Bilang Kenaikan Gaji Hakim Tak Jadi Jaminan Tidak Korupsi
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Jalan Rusak Jakarta Makan Korban Jiwa, Keluarga Bicara Kronologi Kejadian
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Viral! Lauk Ayam MBG Masih Ada Temboloknya yang Kotor
• 15 jam lalurealita.co
thumb
Mimpi Hector Souto Jadikan Liga Futsal Indonesia seperti Spanyol
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Proses Demutualisasi BEI, OJK Tunggu Penerbitan PP
• 4 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.