SITUBONDO, KOMPAS.TV - Longsor yang terjadi di Situbondo, Jawa Timur, membuat dua rumah warga setempat rusak karena terdampak bencana.
Bencana longsor terjadi di dua desa di Situbondo setelah hujan turun dengan intensitas tinggi pada Senin (9/2/2026).
Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo Puriyono mengatakan dua rumah di kedua desa tersebut terdampak bencana itu.
Baca Juga: Longsor Masih Berpotensi Terjadi, Bupati Trenggalek Perintahkan Warga Mengungsi ke Tempat Aman
Puriyono mengatakan longsor pertama kali terjadi di lereng Gunung Argopuro, Dusun Krajan, Desa Baderan, Kecamatan Sumbermalang, pukul 14.45 WIB.
“Akibat hujan terus menerus dan tanah gembur, menyebabkan tembok penahan tanah longsor menimpa dinding rumah Pak Nidin, warga Desa Baderan,” kata Puriyono dikutip dari Antara.
Ia mengatakan tak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Puriyono mengatakan saat gemuruh tanah longsor di samping rumah terdengar, penghuni rumah langsung berlari keluar.
Tak lama berselang, mereka pun melihat samping rumahnya telah dipenuhi material longsor.
"Rumah milik Pak Nidin mengalami kerusakan cukup parah,” ujarnya.
Baca Juga: Pemulihan Aceh Pascabanjir dan Longsor, Kampus Jadi Kunci Percepatan
Penulis : Haryo Jati Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : ANTARA
- longsor
- situbondo
- dua rumah rusak
- terdampak langsor
- bpbd




