Sambut Ramadan 2026, Arab Saudi Tawarkan Pengalaman Ikonik di Al Ula dan The Red Sea

mediaindonesia.com
7 jam lalu
Cover Berita

ARAB Saudi melalui kampanye Saudi, Welcome to Arabia dari Saudi Tourism Authority (STA), resmi meluncurkan kampanye global Ramadan bertajuk Embrace the Radiance of Ramadan Lights. Kampanye ini menghadirkan rangkaian penawaran perjalanan eksklusif yang dirancang khusus untuk menyambut bulan suci 2026.

Fokus utama kampanye ini adalah membuka akses bagi wisatawan, termasuk dari Indonesia, untuk menjelajahi sisi paling ikonik dari Arab Saudi. Mulai dari resor mewah di tepi pesisir The Red Sea hingga situs warisan sejarah di Al Ula, Saudi menawarkan pengalaman Ramadan yang lebih intim dan reflektif.

Potongan Harga Hingga 45%

Dalam upaya memadukan kemewahan dengan keterjangkauan, STA menggandeng sejumlah mitra strategis untuk menyediakan lebih dari 35 paket perjalanan yang telah dikurasi. 

Baca juga : Raja Salman Serukan Akhir 'Kejahatan Keji' di Gaza dalam Pesan Ramadan

Wisatawan dapat menikmati harga spesial di lebih dari 12 properti pilihan yang tersebar di Al Ula dan The Red Sea.

Di Al Ula, penghematan yang ditawarkan cukup signifikan:

  • Potongan harga sebesar 45% tersedia di Our Habitas Al Ula.
  • Banyan Tree AlUla menawarkan potongan hingga 42%.
  • Ashar Tented Resort dan Chedi Hegra memberikan diskon 35%, sementara Shaden Resort menawarkan potongan 30%.

Sementara itu, bagi mereka yang mendambakan suasana pesisir kontemporer, kawasan The Red Sea menawarkan penghematan hingga 20% di properti unggulan seperti Desert Rock dan Shebara. 

Baca juga : Umat Muslim di Dunia Menjalani Ramadan di Tengah Keprihatinan Konflik Gaza

Destinasi ini menonjolkan pengalaman wellness dan desain arsitektur yang modern di tengah kekayaan budaya.

Menikmati Syahdunya Ramadan di Arab Saudi

Selama bulan Ramadan, Arab Saudi menjanjikan atmosfer yang hangat dan penuh keindahan di setiap sudut destinasinya. Wisatawan akan merasakan perbedaan kontras yang harmonis antara siang dan malam hari.

Pada siang hari, suasana berjalan lembut dan tenang, memberikan ruang bagi pengunjung untuk relaksasi dan melakukan jeda yang bermakna. 

Sebaliknya, saat matahari terbenam, malam akan menjadi lebih hidup dengan cahaya temaram, pasar tradisional (souk) yang semarak, serta beragam perayaan musiman.

Tidak hanya di Al Ula dan The Red Sea, kota-kota besar seperti Riyadh, Jeddah, dan Diriyah turut berpartisipasi dengan menghadirkan tenda Ramadan dan pasar malam yang meriah. 

Pengunjung dapat menikmati sajian sahur dan berbuka puasa yang dikurasi dengan apik, sembari mengeksplorasi khazanah budaya setempat.

Langkah ini diambil di tengah lonjakan pariwisata Arab Saudi yang mencatatkan lebih dari 122 juta kunjungan sepanjang 2025. Dengan target menjadi salah satu destinasi wisata terdepan di dunia, Arab Saudi terus memperkuat posisinya sebagai tujuan yang menarik untuk dikunjungi sepanjang tahun. (Z-1)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Acaraki Tawarkan Gaya Minum Jamu yang Kekinian, Kini Hadir di PIK 2
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Hidup dalam Ekspektasi: Ketika Kita Lupa Apa yang Sebenarnya Kita Inginkan
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Rencana Transfer AC Milan Musim Panas 2026: Prioritaskan Nomor 9 Murni, Rossoneri Masukkan Gabriel Jesus ke Daftar Incaran
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Mensesneg: Pemerintah Tidak Ubah Strategi Belanja Meski Moody’s Pangkas Outlook
• 12 jam lalukatadata.co.id
thumb
Segini Daya Tampung Setiap Prodi UM di SNBP 2026, Tanpa Ada Passing Grade!
• 23 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.