Waspada Virus Nipah, Warga Pamekasan Diperingatkan Tak Makan Buah Bekas Gigitan Kelelawar

kompas.tv
10 jam lalu
Cover Berita
Kelelawar pemakan buah. (Sumber: Irwansyah Putra/Antara)

PAMEKASAN, KOMPAS.TV - Warga Pamekasan, Jawa Timur, diperingatkan untuk tidak memakan buah bekas gigitan kelelawar guna menghindari terjangkit virus Nipah.

Pelarangan tersebut dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Pamekasan lewat Dinas Kesehatan (Dinkes).

Mewabahnya virus Nipah di India, serta di negara tetangga yang terdapat kasus penyebaran virus Nipah, membuat sejumlah wilayah di Indonesia melakukan tindakan antisipasi.

Baca Juga: Ancaman Virus Nipah, Ini Cara Balai Karantina Kalsel dalam Penguatan Pengawasan

Pelarangan yang dikeluarkan Pemkab Pamekasan tersebut dilakukan karena kelelawar buah merupakan inang dari virus Nipah, dan bisa menjadi sumber penyebaran ke manusia.

“Ini penting kami ingatkan sebagai bentuk kewaspadaan dini, karena kelelawar ini merupakan salah satu hewan pembawa virus tersebut,” kata Kepala Dinkes Kabupaten Pamekasan, Saifudin, dilansir dari Antara pada Senin (9/2/2026).

Ia juga memperingatkan masyarakat untuk tidak meminum air nira langsung dari pohon. Sebab, kata Saifudin, minuman dari pohon siwalan itu disukai oleh kelelawar,.

“Intinya, sebaiknya berhati-hati,” kata Saifudin

Ia mengatakan jika ingin meminum air nira sebaiknya jangan minum yang mentah, tapi harus yang sudah direbus hingga mendidih.

Sebagai penyakit zoonosis, virus Nipah bisa menular dari hewan ke manusia. Virus Nipah merupakan kelompok virus yang bisa menyerang sistem pernapasan dan saraf.

Penulis : Haryo Jati Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : ANTARA

Tag
  • virus nipah
  • pamekasan
  • kelelawar
  • buah
  • bekas gigitan kelelawar
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KLH-Pemkab Kutai Kartanegara sinergi perkuat konservasi Pesut Mahakam
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Kabar Baik! Pemerintah Godok Aturan Hapus Denda BPJS Kesehatan
• 2 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Kemenhaj Minta Tambah Anggaran Rp 3,1 T Buat Haji 2026: Sangat Mendesak
• 17 menit lalukumparan.com
thumb
Dokter Kamelia Ungkap Kejutan dari Ammar Zoni di Hari Ulang Tahunnya
• 1 jam lalucumicumi.com
thumb
Deretan Prestasi Takalar, Dari Penurunan Stunting Hingga Literasi Digital UMKM
• 1 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.