REPUBLIKA.CO.ID, MADIUN, – Kabupaten Lombok Utara dan Kabupaten Madiun menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk meningkatkan pembangunan daerah menuju kota kembar. Penandatanganan ini berlangsung di Pendopo Bupati Madiun pada Senin (9/2), dihadiri oleh Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar, dan Bupati Madiun, H Hari Wuryanto.
Inisiatif ini adalah langkah strategis untuk mensinergikan program, potensi, dan sumber daya kedua daerah. Menurut Bupati Najmul Akhyar, kesepakatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum bersejarah untuk memperluas ruang kolaborasi pembangunan yang efektif, efisien, dan saling menguntungkan.
Kerjasama ini menekankan hubungan setara dan transformasional, bukan transaksional, dengan fokus pada upaya tumbuh bersama dan memperkuat kapasitas daerah menghadapi tantangan pembangunan. Bidang kerjasama mencakup pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, serta bidang unggulan seperti kelautan, perikanan, dan pariwisata.
Pengelolaan Infrastruktur Publik
Bupati Madiun, H Hari Wuryanto, menyambut baik kerjasama ini dan menyoroti pentingnya infrastruktur publik seperti penerangan jalan umum. Ia menjelaskan bahwa inisiatif ini adalah bagian dari skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk mengatasi keterbatasan fiskal daerah dan meningkatkan efisiensi energi.
Melalui KPBU, pemerintah tidak hanya bertindak sebagai penyedia anggaran, tetapi juga sebagai regulator dan pengendali mutu layanan publik. Keberhasilan KPBU bergantung pada perencanaan matang, dukungan regulasi, dan sinergi perangkat daerah.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Kesepakatan kota kembar ini diharapkan menjadi awal perjalanan bersama yang penuh harapan, di mana langkah-langkah pembangunan di Lombok Utara dan Madiun saling terhubung dan saling menguatkan demi pelayanan publik yang lebih baik.