BCA Lanjutkan Ekspansi Cabang, Bidik Pertumbuhan di Indonesia Timur

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menilai kantor cabang masih memiliki peran strategis meski transaksi perbankan semakin didominasi kanal digital. 

Pandangan ini tercermin dari bertambahnya jumlah kantor cabang BBCA dalam beberapa tahun terakhir, di tengah tren penutupan cabang di industri perbankan.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan jumlah kantor bank umum di Indonesia menyusut menjadi 23.538 unit per Juni 2025, turun 632 kantor dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Namun, kondisi tersebut tidak sepenuhnya tercermin di BCA. Dalam empat tahun terakhir, jumlah kantor cabang BCA justru meningkat dari 1.242 kantor pada 2021 menjadi 1.270 kantor pada 2025. 

SVP Operation Strategy & Development BCA Setiady menilai meskipun layanan digital telah mendominasi transaksi perbankan, kehadiran fisik masih dibutuhkan oleh nasabah. 

"Human touch masih diperlukan dalam memberikan pelayanan yang berkualitas,” kata Setiady dalam keterangan resminya, Senin (9/2/2026).  

Baca Juga

  • Aksi Kompak Duo Raksasa Serok Saham BCA (BBCA)
  • BCA Expoversary, Ada Bunga KPR 1,69% per Tahun
  • Adu Kredit Hijau BMRI, BBNI dan BBCA

Dia menjelaskan, secara frekuensi, sekitar 99,8% transaksi BCA saat ini telah diproses melalui kanal digital. Artinya, transaksi yang dilakukan melalui kantor cabang hanya berkontribusi sekitar 0,2% dari total frekuensi transaksi. Namun, jika dilihat dari sisi nilai, transaksi di kantor cabang masih menyumbang lebih dari 30% dari total nominal transaksi di BCA. 

Kondisi tersebut mencerminkan karakter transaksi di kantor cabang yang umumnya bersifat bernilai besar dan kompleks, seperti kebutuhan advisory investasi maupun pembiayaan kredit. 

Dalam konteks ini, pertemuan langsung dengan petugas bank dinilai masih diperlukan agar nasabah memperoleh penjelasan yang lebih komprehensif dan personal.

Selain faktor kebutuhan layanan, ekspansi jaringan kantor cabang BCA juga didorong oleh perkembangan ekonomi regional, khususnya di kawasan Indonesia Timur. 

Setiady menyebutkan masih terdapat sejumlah wilayah di kawasan tersebut yang belum terjangkau jaringan BCA. Oleh karena itu, pembukaan cabang baru dipandang sebagai salah satu upaya untuk memperluas basis nasabah, yang saat ini jumlahnya telah mendekati 40 juta nasabah.

Perluasan jaringan kantor cabang ini juga berjalan seiring dengan peningkatan infrastruktur layanan tunai. Hingga saat ini, BCA mengoperasikan lebih dari 20.000 mesin ATM di seluruh Indonesia, meningkat dibandingkan 18.034 unit ATM pada 2021


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Waduh! Gus Ipul Sebut 45 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
• 17 jam laludisway.id
thumb
Menteri LH Beri Catatan Kritis tentang Pengelolaan Sampah di Surabaya
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Penganiaya Pria di Jakbar Sempat Janji Pasang Peredam Suara Drum tapi Masih Bising
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Liverpool Dikalahkan Man City, Virgil van Dijk dan Arne Slot Selisih Pendapat
• 21 jam lalugenpi.co
thumb
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis untuk 160 Warga di Majalengka
• 13 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.