JAKARTA, KOMPAS.TV - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menerima sanksi dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) yang berkaitan dengan penyelenggaraan AFC Futsal Asian Cup 2026 di Indonesia Arena beberapa waktu lalu.
Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, membenarkan hal tersebut. Ia menegaskan, PSSI memilih menerima keputusan tersebut dan tidak akan mengajukan upaya banding.
“Benar. Ya. Paling enggak supaya tahu itu, kan yang kena ya PSSI. Denda,” ujar Arya, dikutip dari Antara, Selasa (10/2).
Baca Juga: Media Iran Heboh dengan Kekuatan Timnas Futsal Indonesia, Mampu Bikin Raja Asia Goyah
Arya menjelaskan, keputusan AFC diterima sebagai bagian dari evaluasi dan pembelajaran ke depan. Ia juga menekankan bahwa futsal sepenuhnya berada di bawah tanggung jawab PSSI, baik dari sisi organisasi maupun pembiayaan tim nasional.
“Ya diterima dari AFC. Supaya netizen banyak yang mengerti ya kalau futsal itu di bawah PSSI. Pembiayaan juga kita yang tanggung. Futsal kemarin di Piala Asia itu besar yang kita biayai,” katanya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan menempuh jalur banding, Arya memastikan PSSI tidak akan melakukan langkah tersebut.
“Enggak lah. Ya sudah kita terima saja,” ujarnya.
Baca Juga: Inter Milan Bantai Sassuolo 5-0 di Kandang Lawan, Chivu: Kemenangan Ini Pembuktian Perkembangan Kami
Dalam keputusan Komite Disiplin AFC, PSSI dijatuhi beberapa denda akibat pelanggaran keamanan dan ketertiban. Denda pertama sebesar 3.000 dolar Amerika Serikat diberikan karena adanya individu tanpa akreditasi yang memasuki lapangan dan area teknis usai laga Indonesia melawan Korea Selatan pada 27 Januari 2026. Pada pertandingan yang sama, PSSI kembali didenda 3.000 dolar akibat penonton tanpa akreditasi yang masuk ke lapangan.
Penulis : Rizky Ade Saputro Editor : Gading-Persada
Sumber : Antara
- PSSI
- Arya Sinulingga
- Sanksi AFC
- Futsal
- AFC Futsal Asian Cup 2026
- denda





