FAJAR, LONDON—Chelsea berupaya melanjutkan rekor sempurna mereka di Premier League di bawah asuhan Liam Rosenior saat menjamu Leeds United, dini hari nanti. Rekor mereka Stamford Bridge jadi jaminan.
Kandang Chelsea memang sangat angker bagi Leeds United. Mereka tercatat tanpa kemenangan dalam tujuh kunjungan liga terakhir ke London Barat.
Bahkan, Chelsea menghajar mereka dalam enam kunjungan terakhir. Leeds terakhir kali mencuri kemenangan di liga utama di Stamford Bridge pada tahun 1999.
Selain itu, Leeds musim ini punya rekor buruk di laga tandang. The Whites kalah tujuh kali dari 12 pertandingan Liga Premier di laga tandang dan hanya mengumpulkan tujuh poin.
Statistik-statistik ini mempertegas status Chelsea sebagai favorit. Apalagi, Rosenior benar-benar sudah mengubah mereka menjadi kekuatan menakutkan.
Bersama sang pelatih anyar, Chelsea memenangkan keempat pertandingan mereka dan keluar dari masa-masa sulit setelah sebelumnya gagal memenangkan satu pun dari lima laga Premier League.
Manajer baru tersebut berhasil melewati serangkaian pertandingan derbi London yang sulit. Mereka mengalahkan Brentford, Crystal Palace, dan West Ham United sebelum membekap Wolves lewat hat-trick bersejarah Cole Palmer pada akhir pekan.
Secara keseluruhan, dari sembilan laga bersama Liam Rosenior, Chelsea hanya kalah di dua laga di semifinal Carabao Cup melawan Arsenal.
Dengan persaingan empat besar sangat ketat, Chelsea yang saat ini di posisi kelima klasemen Liga Premier, terpaut satu poin dari empat besar, jelas berusaha melanjutkan tren kemenangannya.
Makanya, Rosenior meminta anak asuhnya untuk menunjukkan performa terbaik sepanjang laga. “Saya ingin kita menjalani 90 menit yang sempurna. Itu tugas saya,” tegasnya di situs Chelsea.
Ia mengingatkan timnya tidak bersantai sedikit pun. “Saya tidak ingin kita lengah saat menghadapi bola mati; Saya tidak ingin kita memberikan peluang mudah kepada lawan. Itu adalah sesuatu yang perlu kita perbaiki,” ujarnya.
Kiper Chelsea, Robert Sanchez menambahkan, masih banyak pertandingan yang mesti mereka mainkan. Makanya, mereka perlu fokus.
“Kami ingin menjalani pertandingan demi pertandingan, fokus pada kemenangan. Kami masih berkompetisi di tiga turnamen, jadi kami ingin melakukan yang terbaik di semuanya,” katanya.
Namun, terlepas bahwa tuan rumah punya rekor dan performa bagus, mereka tidak bisa meremehkan The Whites yang mencatatkan tiga kemenangan dalam empat laga terakhirnya.
Apalagi, anak asuh Daniel Farke masih butuh banyak poin untuk menjauh dari zona degradasi setelah memulai musim dengan buruk. Saat ini, Leeds di peringkat 16, enam poin di atas zona degradasi.
Daniel Farke sendiri memastikan kemenangan melawan Burnley memberi mereka spirit lebih jelang kunjungan ke London Barat. “Saya pikir ini akan sangat meningkatkan kepercayaan diri kami,” tegasnya di situs Leeds.
Dominic Calvert-Lewin yang menjadi top skor Leeds menambahkan, mereka saat ini sangat antusias menyambut setiap laga setelah beberapa hasil bagus berhasil mereka torehkan.
“Ini adalah langkah ke arah yang benar dan kami akan terus bekerja, berusaha, dan termotivasi lebih lagi untuk terus naik peringkat di klasemen,” tandasnya.
Chelsea diperkirakan tanpa Jamie Gittens, Tosin Adarabioyo, Dario Essugo, Romeo Lavia, Levi Colwill, dan Filip Jorgensen.
Andrey Santos yang ditarik keluar menjelang akhir pertandingan melawan Wolves karena cedera ringan juga masih akan ditunggu perkembangannya. Namun, Reece James sudah kembali setelah absen dua laga.
Tanpa masalah berarti di tim inti, Chelsea tidak akan melakukan perubahan starter. Termasuk tetap mengandalkan Cole Palmer untuk mendukung Joao Pedro.
Di kubu Leeds, Calvert-Lewin tetap akan memimpin lini depan dan Anton Stach tampaknya menjadi satu-satunya pemain yang kemungkinan absen. Itu membuat mereka bisa turun dengan kekuatan terbaik.
Prakiraan pemain
Chelsea (4-2-3-1): Sanchez; Gusto, Fofana, Chalobah, Cucurella; Caicedo, Fernandez; Estevao, Palmer, Neto; J Pedro
Leeds United (3-5-2): Darlow; Rodon, Struijk, Justin; Bogle, Aaronson, Ampadu, Gruev, Gudmundsson; Calvert-Lewin, Okafor. (amr)





