GenPI.co - Lembaga Indonesian Public Institute (IPI) menyebut sejumlah nama baru masuk bursa bakal Capres Pilpres 2029, yakni Dedi Mulyadi, hingga Sherly Tjoanda.
Peneliti IPI Abdan Sakura mengatakan sejumlah faktor yang memengaruhi munculnya wajah baru itu, karena kepemimpinan, ketokohan, rekam jejak, media, hingga program kerja.
Dia mengungkapkan tokoh-tokoh, yakni Pramono Anung, Dedi Mulyadi, hingga Sjafrie Sjamsoeddin, menjadi figur yang potensial.
“Mereka mendapat penilaian kelayakan cukup kuat. Meski, belum sepenuhnya terkonversi menjadi dukungan elektoral,” katanya dikutip, Selasa (10/2).
Abdan menyampaikan rendahnya elektabilitas berbagai tokoh populer menegaskan popularitas tidak cukup lagi. Sebab, pemilih semakin rasional.
Dia menyebut sejumlah wajah baru yang masuk dalam 10 besar tokoh untuk menjadi Capres di Pilpres 2029, yakni Sjafrie di peringkat 7 dengan elektabilitas 7,5 perse.
“Kemudian, disusul Purbaya Yudhi Sadewa dengan 4,9 persen dan Sherly Tjoanda 3,8 persen,” tuturnya.
Sementara itu, nama lama eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di peringkat 4 dengan elektabilitas 8 persen, Dedi Mulyadi di posisi 5.
Dedi Mulyadi memdapatkan tingkat elektabilitas 7,9 persen, dan Pramono Anung di posisi 6 denga elektabilitas 7,8 persen.
Abdan mengatakan Presiden Prabowo Subianto menguasai puncak elektabilitas, yakni 22,3 persen, dan Wapres Gibran di posisi 2 dengan 12,2 persen. (ant)
Video seru hari ini:





