Presiden Prabowo Terima Undangan KTT Perdamaian Gaza

tvrinews.com
10 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Fityan

TVRINews-Jakarta

Mensesneg Prasetyo Hadi sebut kepastian kehadiran Presiden masih menunggu jadwal final terkait negosiasi tarif dengan Amerika Serikat.

Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi telah menerima undangan untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) perdana Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang dijadwalkan berlangsung di Washington D.C., Amerika Serikat, pada 19 Februari 2026 mendatang.


(Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi di Istana, Senin 9 Februari 2026 (Foto: BPMI Setpres))

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengonfirmasi kabar tersebut di Kompleks Istana Kepresidenan. Meski undangan telah diterima, pihak Istana belum dapat memberikan kepastian final mengenai keberangkatan Kepala Negara ke forum yang akan digelar di Institute of Peace tersebut.

"Belum (bisa dikonfirmasi). Kami akan segera sampaikan jika sudah ada kepastian," ujar Prasetyo dikutip Selasa 10 Februari 2026.

Diplomasi Ganda: Perdamaian dan Ekonomi

Prasetyo, yang juga menjabat sebagai Juru Bicara Presiden, memberikan sinyal bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan efisiensi agenda luar negeri. 

Selain misi perdamaian, kunjungan ke Amerika Serikat diharapkan dapat menyinergikan agenda ekonomi strategis, khususnya terkait penandatanganan hasil negosiasi tarif perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat.

"Kami menghendaki dan ingin bisa (menjalankan) dua-duanya," tambah Prasetyo, merujuk pada integrasi misi diplomatik kemanusiaan dan kepentingan ekonomi nasional dalam satu rangkaian kunjungan.

Board of Peace merupakan inisiatif internasional yang dibentuk untuk menangani stabilitas di Gaza. Indonesia secara resmi menjadi anggota dewan ini setelah Presiden Prabowo menandatangani piagam pembentukan di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026.

Indonesia bergabung dalam koalisi perdamaian ini bersama sejumlah negara lain, termasuk Amerika Serikat sebagai penggagas, serta negara-negara kunci seperti Arab Saudi, Qatar, Turki, Mesir, dan Uni Emirat Arab.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mendadak! Joan Laporta Resmi Mundur dari Presiden Barcelona, Ada Apa?
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Momen Langka Madonna: Naik Uber demi Menyemangati Putri Kembar Main Sepak Bola
• 9 jam lalutabloidbintang.com
thumb
18 Orang di New York Tewas Akibat Suhu Beku Terlama Sejak 1963
• 14 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Presiden Prabowo Terima APINDO di Hambalang, Dorong Pengusaha Perluas Lapangan Kerja
• 17 jam lalutvrinews.com
thumb
OJK Cabut Izin BPR Bank Cirebon, LPS Siap Bayar Klaim Simpanan Nasabah
• 20 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.