Jakarta, tvOnenews.com – Nama pengusaha muda Mohan Hazian tengah menjadi sorotan setelah terseret dugaan pelecehan seksual yang viral di media sosial. Kasus tersebut tidak hanya berdampak pada reputasi pribadinya, tetapi juga menyeret sejumlah lini bisnis yang berada di bawah naungannya.
Sejauh ini, Mohan dikenal publik sebagai sosok di balik brand fesyen Thanksinsomnia. Namun, di luar brand tersebut, ia juga terlibat dalam sejumlah aktivitas bisnis lain di sektor kreatif dan penerbitan.
Di bidang literasi, Mohan tercatat sebagai penulis yang karyanya diterbitkan oleh Shira Media. Buku-bukunya menyasar segmen pembaca muda dengan tema pengembangan diri dan pengalaman personal. Namun, menyusul mencuatnya dugaan kasus yang menjeratnya, Shira Media menyatakan menghentikan seluruh aktivitas komersial terkait buku-buku karya Mohan serta menariknya dari peredaran.
Selain itu, Mohan juga dikenal aktif mengembangkan proyek kreatif berbasis kolaborasi, termasuk produksi konten dan pengelolaan intellectual property (IP) yang terhubung dengan brand miliknya. Model bisnis ini mengandalkan citra personal branding yang kuat, sehingga isu yang menyeret namanya berpotensi memengaruhi kepercayaan publik dan mitra usaha.
Dalam beberapa tahun terakhir, Mohan membangun ekosistem bisnis yang tidak hanya bertumpu pada penjualan produk fesyen, tetapi juga pada monetisasi komunitas dan loyalitas konsumen. Strategi tersebut membuat figur pendiri memiliki peran sentral dalam keberlangsungan usaha.
Dugaan pelecehan seksual mencuat setelah seorang perempuan melalui akun X @aarummanis mengaku mengalami perlakuan tidak pantas saat bekerja dalam sesi pemotretan untuk salah satu brand milik Mohan pada Mei 2025. Tuduhan tersebut dibantah oleh Mohan melalui klarifikasi di Instagram Story pada 9 Februari 2026.
"Gua Mohan Hazian, kalian pasti udah tau baca dari X yang udah berseleweran tentang inisial M. Di sini gua mau menjelaskan bukan karena gua merasa atau gua orang yang dituduhkan oleh beliau," kata Mohan.
Ia juga menyatakan tuduhan tersebut tidak berdasar dan akan diluruskan melalui konferensi pers.
"Tapi jadi karena narasi udah beredar dan berefek ke gua, ke brand gua, terutama ke keluarga gua, padahal tuduhan yang dituduhkan itu tidak gua lakukan," ujarnya.




