PKS Tegaskan Sikap Soal Dukungan Prabowo 2029: Ini Bukan Soal Cepat-cepatan!

suara.com
6 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • PKS belum bahas Pilpres 2029 dan fokus dukung kesuksesan pemerintahan Prabowo saat ini.
  • Penentuan dukungan politik PKS wajib melalui mekanisme resmi Musyawarah Majelis Syuro.
  • Sekjen PKS tegaskan deklarasi dukungan bukan ajang adu cepat antar partai politik.

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), M. Kholid, menanggapi langkah sejumlah partai politik seperti PKB dan PAN yang mulai menyatakan dukungan bagi Prabowo Subianto untuk menjabat selama dua periode. Ia menegaskan bahwa PKS memiliki ritme dan mekanisme internal sendiri dalam menentukan sikap politik terkait Pilpres 2029.

Kholid menyatakan PKS sangat menghormati sikap partai lain yang mulai mengambil ancang-ancang untuk pemilu mendatang. Namun, bagi PKS, penentuan dukungan bukanlah sebuah perlombaan mengenai siapa yang paling cepat mendeklarasikan diri.

"Ini bukan soal cepat-cepatan. Kita akan mengikuti proses internal organisasi. Masih berapa tahun lagi (Pilpres 2029)? Jadi, proses internal akan dijalankan sesuai mekanisme AD/ART," ujar Kholid di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Ia menjelaskan bahwa setiap keputusan strategis di PKS wajib melalui mekanisme resmi, yakni Musyawarah Majelis Syuro. Hingga saat ini, Kholid mengungkapkan bahwa PKS sama sekali belum memulai pembahasan mengenai Pilpres 2029.

"Kami menghormati mekanisme internal setiap partai. PKS juga memiliki proses sendiri melalui Musyawarah Majelis Syuro," tuturnya.

Alih-alih sibuk membahas periode kedua, PKS memilih untuk fokus pada kinerja pemerintahan Prabowo Subianto yang baru berjalan. Menurutnya, prioritas saat ini adalah memastikan Presiden Prabowo dapat menjalankan amanah dengan sukses hingga akhir masa jabatan pertama.

"Yang kami tekankan di sini adalah bagaimana agar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sukses hingga akhir masa jabatannya," tegas Kholid.

Saat ditanya mengenai anggapan bahwa langkah partai lain terkesan terburu-buru, Kholid enggan menghakimi. Menurutnya, setiap partai politik memiliki pandangan dan kepentingan strategis yang berbeda.

"Pandangan setiap orang dan partai berbeda-beda. Ada yang merasa tidak terburu-buru, ada yang merasa sebaliknya. Setiap partai punya mekanisme sendiri yang harus kita hormati bersama," pungkasnya.

Baca Juga: 3 Jam Bareng 22 Pengusaha APINDO di Hambalang, Prabowo Tekankan Penciptaan Lapangan Kerja


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Trump Menentang Manuver Israel Perluas Kendali di Tepi Barat Palestina
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Ibu Korban Pencabulan di Bekasi Keluhkan Lambannya Penanganan Kasus Anaknya
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Usai Aniaya Istri dan Anak Tiri, Pria Ini Santai Tertawa
• 12 jam lalurealita.co
thumb
Kapan Volatilitas IHSG Mereda? Analis: Pasar Tunggu Kepastian Regulasi
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Amankah Emas Jerman yang Tersimpan di AS?
• 3 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.