Bisnis.com, JAKARTA — Menko Pangan , Zulkifli Hasan menyinggung peran Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam program ketahanan pangan pemerintah.
Pria yang akrab disapa Zulhas itu bercerita soal kesulitan dalam menerapkan harga gabah sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Namun, setelah melibatkan Polri maka praktik curang tengkulak bisa ditertibkan.
"Saya minta Pak Kapolri hadir datang ke Rapat Kemenko. Kita atur jadwal, Pak Kapolri datang, karena kalau Kapolri tampil, polisi tampil, ngomong sedikit, terus langsung biasanya di bawah itu ya yang biasa tengkulak-tengkulak terus reda," ujar Zulhas di sela Rapim Polri 2026, Jakarta, Selasa (9/2/2026).
Di samping itu, Zulhas juga mengemukakan peran Polri dalam kontribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, dapur MBG atau SPPG Polri merupakan salah satu yang terbaik.
Dengan begitu, dia pun mengapresiasi Polri dalam kontribusi terhadap sejumlah program pemerintah Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka.
"Sekarang sudah berapa, Pak? Sudah 500 lebih dapur, dan Polri dapurnya terbaik. Saya ke mana-mana ke daerah, saya selalu berkunjung, dan dapur yang SP-nya Polri termasuk yang terbaik," pungkasnya.
Baca Juga
- Cek Daftar Stimulus Lebaran 2026, Ada Diskon Transportasi hingga Bansos Pangan!
- Harga Pangan Hari Ini 10 Februari: Cabai Rawit Turun ke Rp70.139 per Kg
- Prabowo Audiensi dengan Apindo, Ajak Pengusaha Ciptakan Lapangan Kerja
Sementara itu, Kapolri Sigit menegaskan bahwa pihaknya memastikan bakal menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Selain menjaga Kamtibmas, Polri juga berkontribusi pada program prioritas presiden. Dengan begitu, dukungan Polri ini diharapkan dapat juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Tanah Air.
"Di satu sisi juga pertumbuhan ekonomi bisa berjalan dengan baik apabila stabilitas Kamtibmas semuanya tetap terjaga. Kolaborasi ini menjadi sangat penting untuk Indonesia bisa menjadi negara yang berdaulat dan sejahtera," pungkasnya.





