8.000 Pasukan RI Bakal Dikirim ke Gaza untuk Misi Perdamaian

mediaindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita

MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa Indonesia tengah mempersiapkan kemungkinan pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza. Jumlah personel yang disiapkan diperkirakan mencapai sekitar 8.000 orang. Meski demikian, keputusan final masih menunggu kesepakatan internasional yang hingga kini terus dibahas.

“Sedang dibicarakan, tapi ada kemungkinan kita akan kurang lebih di angka 8.000 itu. Totalnya kurang lebih sekitar 20.000, total ya,” ujar Prasetyo di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2).

Terkait lokasi penempatan pasukan, Prasetyo menegaskan belum ada keputusan yang diambil. Saat ini, pemerintah masih berada pada tahap persiapan sebagai langkah antisipasi apabila kesepakatan internasional tercapai dan Indonesia diminta mengirimkan pasukan perdamaian.

Baca juga : Tergabung dan Bayar Iuran BoP, Istana Komentari Serangan Israel ke Gaza yang Hancurkan Gencatan Senjata

“Belum. Kita baru mempersiapkan diri saja. Kalau sewaktu-waktu sudah tercapai kesepakatan dan harus mengirimkan pasukan perdamaian, tentu itu sebagai sebuah komitmen akan kita lakukan,” kata Prasetyo.

Ia menjelaskan, keterlibatan Indonesia dalam misi tersebut merupakan bagian dari komitmen bangsa dalam mendukung perjuangan Palestina. Komitmen itu mencakup pengakuan terhadap kemerdekaan Palestina, sekaligus upaya membantu masyarakat Gaza yang terdampak konflik berkepanjangan.

“Tentu kita menghendaki pengakuan kemerdekaan kepada bangsa Palestina. Yang kedua bagaimana kita melakukan upaya untuk bisa membantu masyarakat di Gaza,” ujar Prasetyo.

Lebih lanjut, Prasetyo menyampaikan bahwa Indonesia bersama tujuh negara mayoritas muslim lainnya memutuskan untuk bergabung dalam Board of Peace (BOP). Langkah ini diharapkan dapat menurunkan eskalasi konflik serta mengurangi penderitaan warga sipil di Gaza.

“Setidaknya kita berharap akan mengurangi eskalasi konflik yang terjadi sehingga saudara-saudara kita berkurang penderitaannya. Dengan sekarang proses bantuan-bantuan makanan bisa masuk ke Gaza, ini kita berharap bisa meringankan beban saudara-saudara kita,” tutup Prasetyo. (P-4)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jarang Shalat tapi Matinya Bisa Mulia, Apa Amalannya? Begini Penjelasan Buya Yahya
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Polusi Udara Sudah Ada Sejak Romawi Kuno, Aktivitas Manusia Picu Emisi Timbal dan Metana
• 1 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Kemensos Ungkap 45 Persen Penerima Bansos Tak Tepat Sasaran, Data DTSEN Diperketat
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Elite Demokrat Temui Jokowi di Solo, Bakal Koalisi di Pilpres 2029?
• 14 jam lalugenpi.co
thumb
Akses Jalan Ciputat-Jakarta Ada 43 Titik Lubang, Picu 5 Kecelakaan Dalam Sepekan
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.