Pakai APBN! Danantara Masih Negosiasi Utang Kereta Cepat Whoosh

suara.com
2 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Mensesneg Prasetyo Hadi pastikan utang Kereta Cepat Whoosh dibayar menggunakan dana APBN.
  • CEO Danantara Rosan Roeslani pimpin negosiasi teknis penyelesaian utang dengan pihak China.
  • Pembayaran utang Whoosh masih dalam tahap finalisasi koordinasi dengan Kementerian Keuangan.

Suara.com - Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengonfirmasi bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan digunakan untuk melunasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Whoosh.

"Iya," ujar Prasetyo singkat saat memberikan keterangan di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).

Meski demikian, ia belum merinci lebih jauh mengenai besaran alokasi anggaran maupun teknis penggunaan dana negara tersebut.

Saat ini, proses penyelesaian utang Whoosh masih dalam tahap negosiasi antara pemerintah Indonesia dan pihak China. Pembicaraan teknis tersebut dipimpin langsung oleh CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rosan Roeslani.

"Laporan terakhir dari rapat di Danantara menunjukkan proses masih dalam tahap finalisasi. Sekarang pembicaraan teknisnya langsung dipimpin oleh Pak Rosan sebagai CEO Danantara," jelas Prasetyo.

Sebelumnya, Rosan Roeslani mengungkapkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, guna membahas mekanisme penyelesaian utang agar bisa menggunakan dana negara. Rosan telah melakukan pertemuan intensif dengan Menkeu untuk menyelaraskan langkah terkait lini masa dan implementasi kebijakan tersebut.

"Kami diskusikan bersama untuk penyelesaian KCIC Whoosh. Posisi internal kita harus sama sebelum bicara ke pihak luar. Timetable dan hal-hal mendetail lainnya juga sudah kami bicarakan," ujar Rosan di Kantor Kementerian Keuangan pada akhir Desember lalu.

Rosan menambahkan bahwa hingga kini belum ada keputusan final mengenai opsi pembayaran yang akan diambil karena diskusi masih terus berjalan. Namun, ia menekankan bahwa seluruh langkah yang dilakukan tetap mengacu pada arahan Presiden.

"Nanti akan kami detailkan lagi. Semua yang dilakukan sesuai dengan arahan Bapak Presiden kepada kami berdua, agar implementasinya nanti berjalan dengan baik dan benar," pungkasnya.

Baca Juga: Danantara Setiap Hari Guyur Pasar Modal, Ke Saham Apa?


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kakak Ungkap Perubahan Vadel Badjideh di Penjara, Lebih Gemuk dan Bijak
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Tanah Terlantar Berpotensi Diambil Negara, Menteri Nusron Jelaskan Peruntukkannya
• 1 jam lalurepublika.co.id
thumb
Jadwal Pertandingan Ratchaburi FC Vs Persib Bandung di 16 Besar AFC Champions League
• 14 jam lalubola.com
thumb
KPK Buru Importir Pengguna Jasa Blueray Cargo dalam Skandal Suap Barang KW
• 9 jam lalumatamata.com
thumb
Rekomendasi Sepatu Lari 2026 di Bawah Rp1 Juta sampai Rp3 Jutaan, Mana yang Cocok Buat Kamu?
• 15 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.