Badan Nuklir RI Buka Suara Soal Paparan Cesium-137 di Cikande

cnbcindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita
Foto: Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Cesium 137 (Cs-137) mengangkut material yang terpapar zat radioaktif di titik lokasi yang terpapar di luar kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Banten. (Dok. KLH)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) buka suara terkait paparan zat radioaktif Cesium-137 yang ditemukan di kawasan industri Cikande, Banten beberapa waktu lalu. Adapun, paparan tersebut diketahui berasal dari proses pengolahan barang terkontaminasi.

Pelaksana Tugas Kepala BAPETEN Zainal Arifin menjelaskan penanganan Cikande dilakukan bersama Satgas penanganan cesium yang diketuai Menteri Koordinator Pangan. Menurutnya, Cesium di Cikande ini terjadi akibat adanya impor barang yang terkontaminasi.

Baca: Besi Terkontaminasi Racun Cs-137 Dicuri, Kok Bisa?

"Cesium di Cikande, ini akibat adanya importasi barang yang terkontaminasi. Jadi karena kontaminan barang dan dilebur di Cikande. Jadi ini yang telah terjadi," kata Zainal dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XII DPR RI, Selasa (10/2/2026).


Zainal pun langsung merekomendasikan agar seluruh barang terkontaminasi tersebut dipulangkan ke negara asal guna mencegah risiko lanjutan terhadap lingkungan dan masyarakat.

Foto: Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Cesium 137 (Cs-137) mengangkut material yang terpapar zat radioaktif di titik lokasi yang terpapar di luar kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Banten. (Dok. KLH)
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Cesium 137 (Cs-137) mengangkut material yang terpapar zat radioaktif di titik lokasi yang terpapar di luar kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Banten. (Dok. KLH)

"Jadi ada 24 kontainer dari Filipina yang dikembalikan ke Filipina, dan 9 kontainer dikembalikan ke Angola. Saya sebagai pimpinan BAPETEN merekomendasikan untuk pengembalian tersebut," ungkapnya.

Baca: Cegah Kasus Kontaminasi Cs-137 Terulang, Begini Rencana Pemerintah

Selain penanganan limbah radioaktif, Zaenal mengungkapkan bahwa saat ini BAPETEN juga terlibat dalam pemulihan ekspor produk perikanan dan rempah-rempah Indonesia yang sempat terdampak kebijakan Amerika Serikat.

"Sebagai akibat dari FDA Amerika menerbitkan peringatan impor, yang mempersyaratkan produk udang dan rempah-rempah dari Jawa dan Lampung harus bersertifikat bebas kontaminasi," ujarnya.


(ven/wur)
Saksikan video di bawah ini:
VIdeo: Menteri KLH Ungkap 1.136 Ton Material Terkontaminasi Radioaktif

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bagaimana Kalau Tiap Bulan Adalah Ramadan?
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.799 per Dolar AS, Dipicu Langkah China Kurangi Kepemilikan Obligasi AS
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Maia Estianty Bocorkan Konsep Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Adat Jawa Jadi Pilihan Kuat
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Terobosan Baru Dunia Kopi yang Dicari Anak Muda
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
KPK Sebut Kepala KPP Banjarmasin Jabat Komisaris di 12 Perusahaan
• 7 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.