VIVA – Kapten Timnas Futsal Jepang, Kazuya Shimizu, mengaku masih sulit melupakan kegagalan timnya di AFC Futsal 2026. Jepang harus angkat koper setelah kalah dramatis 3-5 dari Timnas Futsal Indonesia pada babak semifinal yang digelar di Indonesia Arena, pekan lalu.
Kekalahan tersebut menjadi sorotan besar di Asia. Jepang datang ke turnamen dengan status raksasa futsal benua, koleksi empat gelar juara Piala Asia, serta pengalaman panjang di level tertinggi. Sebaliknya, Indonesia justru mencetak sejarah dengan tampil untuk pertama kalinya di ajang AFC Futsal.
Tersingkirnya Jepang tak hanya mengejutkan publik tuan rumah, tetapi juga komunitas futsal Asia. Rasa kecewa mendalam pun masih dirasakan Shimizu, yang mencurahkan perasaannya lewat unggahan di media sosial.
“AFC Futsal berakhir dengan kekalahan di babak semifinal. Saya sangat kecewa karena tidak bisa membalas harapan semua orang yang telah mendukung kami hingga akhir,” tulis Shimizu.
Pemain bernomor punggung 11 itu menegaskan akan mencoba bangkit dari kegagalan tersebut. Ia menyebut kekalahan ini sebagai bagian dari proses untuk kembali lebih kuat di masa depan.
“Saya akan menghadapi kekecewaan ini dengan tegar, memprosesnya, bangkit kembali, dan melanjutkan jalan yang saya yakini,” lanjutnya.
Kekecewaan Shimizu kian terasa karena dirinya gagal memanfaatkan momen krusial. Pada babak tambahan waktu, Jepang mendapat peluang emas lewat tendangan penalti. Namun, eksekusi Shimizu justru melambung di atas gawang Indonesia.
Meski demikian, Shimizu tetap menyampaikan apresiasi kepada para pendukung Jepang yang terus memberikan dukungan, baik di masa suka maupun duka.
“Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan kalian. Saya sangat berterima kasih dan akan terus berusaha setiap hari untuk menuju tujuan baru,” tutupnya.





