FAJAR, MAKASSAR — Fakultas Teknik Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) menggelar Yudisium Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung khidmat di Swiss-Belinn Panakkukang, Selasa, 10 Februari.
Kegiatan ini menjadi penanda resmi selesainya masa studi bagi ratusan mahasiswa sebelum melangkah ke tahap wisuda dan dunia profesional.
Ketua Panitia Yudisium, Arif Idham, ST, MT, menyampaikan bahwa peserta yudisium tahun ini secara khusus berasal dari Fakultas Teknik (Prodi Teknik Pertambangan, Teknik Mesin, Teknik Informatika) dengan jumlah mencapai 178 mahasiswa.
“Angka tersebut mencerminkan konsistensi Fakultas Teknik UPRI dalam mencetak lulusan di bidang strategis seperti Pertambangan, Mesin, dan Informatika,” tuturnya.
Dekan Fakultas Teknik Ir. Hj. Hasni Kasim, MT menegaskan bahwa yudisium bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal memasuki dunia nyata.
Ilmu yang diperoleh di bangku kuliah harus menjadi bekal untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat serta industri.
“Alumni Fakultas Teknik UPRI diharapkan tidak hanya puas dengan apa yang diperoleh selama kuliah, tetapi terus mengembangkan diri, berinovasi, dan meningkatkan kompetensi agar memiliki nilai tersendiri di dunia industri baik Pertambangan, Mesin, maupun Informatika,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan berbagai upaya fakultas dalam menyiapkan lulusan yang kompeten, mulai dari bursa kerja Fakultas Teknik yang memberikan informasi peluang industri, pelatihan penyusunan CV, hingga pembekalan menghadapi wawancara kerja.
Selain itu, Fakultas Teknik UPRI menjalin kerja sama Fast Track dengan ITB bagi mahasiswa Teknik Pertambangan.
“Melalui program ini, mahasiswa sudah dapat memilih jalur spesialisasi sejak semester lima dan berpeluang meraih gelar S-1 dari UPRI dan S-2 dari ITB dalam waktu lima tahun,”ucapnya.
Tak hanya di dalam negeri, UPRI juga membuka peluang kerja luar negeri melalui kerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan. Fakultas Teknik memberikan fasilitasi bagi alumni yang berminat berkarier di mancanegara.
“UPRI akan selalu menjadi rumah bagi para alumni. Jaga nama almamater di mana pun berada dan berkarya,” pesan Dekan menutup sambutannya.
Rektor UPRI M. Darwis Nur Tinri, S.Sos, M.Si turut memberikan motivasi kepada para calon wisudawan.
Ia menjelaskan bahwa UPRI saat ini menaungi 20 program studi, dua program magister (Administrasi Publik dan Ilmu Kesehatan Masyarakat), serta tengah merintis Magister Manajemen.
Rektor menekankan tiga pesan utama bagi lulusan Fakultas Teknik, yakni Adaptabilitas, Integritas dalam menjaga nama almamater, dan kemampuan membangun jejaring (networking).
“Gelar akademik hanyalah kunci pembuka pintu, bukan akhir perjalanan. Dunia nyata lebih menghargai ketekunan dan kemauan untuk terus belajar,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Fakultas Teknik UPRI juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa berprestasi, di antaranya:
Fidelya Pairunan, ST (Teknik Pertambangan)
Fathur Rahman Ali, ST (Teknik Mesin)
Muh. Kautsar, S.Kom (Teknik Informatika)
Acara yudisium ditutup dengan ucapan selamat dan sukses dari segenap civitas akademika Fakultas Teknik UPRI kepada seluruh peserta yudisium calon wisudawan dan wisudawati.
Dengan bekal ilmu, karakter, dan jejaring yang telah disiapkan, para lulusan diharapkan mampu berkontribusi nyata bagi bangsa dan dunia industri. (wis)




