JAKARTA, DISWAY.ID-- Anggota Komisi X DPR Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Habib Syarief Muhammad, menyoroti data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) yang mengungkap bahwa mayoritas penduduk bekerja di Indonesia masih didominasi oleh lulusan sekolah dasar (SD).
Fakta ini menjadi masalah besar bagi daya saing Indonesia dalam kompetisi global.
BACA JUGA:Begini Cara Kirim Saldo DANA Kaget Gratis hingga Rp250.000 ke Teman, Modal HP Aja!
BACA JUGA:Dugaan Pencurian Ipad di Bandara Soekarno Hatta Berujung Damai, Kok Bisa?
“Data dari BPS menunjukkan bahwa kualitas pendidikan tenaga kerja kita masih rendah. Jika lebih dari 34,63 persen pekerja hanya berijazah SD dan hanya sekitar 13 persen yang berpendidikan tinggi, maka ini menjadi tantangan besar bagi peningkatan daya saing bangsa,” ujar Habib Syarief, Selasa (10/2/2026).
Berdasarkan data BPS per Februari 2026, jumlah angkatan kerja di Indonesia mencapai 155,27 juta orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 34,63 persen merupakan lulusan SD. Sementara itu, lulusan SMP 17,31 persen, lulusan SMA tercatat sebesar 20,99 persen, dan lulusan SMK 14,06 persen.
BACA JUGA:Ini 3 Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Satu Lawan Berat dari Eropa
BACA JUGA:Pramono Bakal Terapkan Korve Tiap Selasa dan Jumat di Jakarta Sesuai Instruksi Kemendagri
Adapun penduduk bekerja yang pernah mengenyam pendidikan tinggi hanya sekitar 13 persen, terdiri dari 10,81 persen lulusan diploma IV, S1, S2, dan S3, serta 2,20 persen lulusan diploma I/II/III.
Habib Syarief menilai kondisi ini sangat memprihatinkan dan menjadi alarm serius bagi dunia pendidikan nasional.
Hal itu merupakan masalah besar yang tak boleh dibiarkan.
Menurutnya, rendahnya tingkat pendidikan pekerja berimplikasi langsung pada kompetensi dan produktivitas tenaga kerja nasional.
“Dalam jangka panjang, hal ini dapat menghambat pertumbuhan ekonomi dan memperlebar kesenjangan kesejahteraan,” katanya.
BACA JUGA:Hotel 88 Batu Licin Resmi Hadir Februari 2026: Pilihan Utama Menginap di Pusat Bisnis Tanah Bumbu
BACA JUGA:Cek Jadwal Bantuan Saldo Dana PIP 2026 Cair hingga Rp1.000.000, Lengkap Syarat Penerimanya
- 1
- 2
- »





