Menteri UMKM Sebut Penahanan Bos Blueray Cargo Momentum Lindungi Pasar dari Barang Ilegal dan Dukung UMKM

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menyatakan bahwa penahanan pemilik PT Blueray Cargo, John Field, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan suap impor barang ilegal merupakan momentum penting untuk melindungi pelaku UMKM dari serbuan barang KW yang merusak pasar dalam negeri.

Barang Ilegal Dinilai Rusak Pasar, UMKM Sulit Bersaing

Maman menegaskan bahwa keresahan akibat maraknya barang impor ilegal sudah lama dirasakan oleh pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

"Perlu diketahui, bahwa saya berharap momentum ini bisa dijadikan sebagai sebuah momentum keseriusan kita semua untuk berpihak melindungi serta mendorong peningkatan daya saing kepada UMKM kita di seluruh Indonesia," ungkapnya.

Ia menilai bahwa barang ilegal, terutama yang berasal dari China dan dijual dengan harga sangat murah, telah memenuhi pasar dan menyebabkan produk UMKM lokal sulit bersaing.

"Karena market becek, market kotor. Kenapa kotor dan becek? Dipenuhi dengan barang-barang yang tadi, ilegal, barang-barang yang impor dari China dengan harga yang sangat luar biasa murah, akhirnya UMKM kita mati," ujarnya.

Dukung Penindakan Tegas, UMKM Perlu Kepastian Pasar

Maman mengapresiasi langkah hukum yang dilakukan aparat, khususnya KPK, dan berharap penegakan hukum terus berjalan dengan konsisten dan adil.

Ia menyampaikan bahwa berbagai dukungan pembiayaan dan fasilitasi yang diberikan oleh pemerintah, lembaga perbankan, dan organisasi seperti IWAPI akan menjadi tidak berarti jika pasar tetap dibanjiri barang ilegal.

Menurutnya, masalah UMKM bukan hanya tentang pembiayaan, tapi menyentuh aspek sosial dan kesejahteraan pelaku usaha.

Ia menyoroti bahwa banyak produk UMKM tidak laku meskipun telah mendapat insentif, karena kalah bersaing di pasar yang sudah dipenuhi produk ilegal.

"Nah maka dari itu saya selalu bilang bahwa problem-nya yang paling utama itu adalah maraknya impor-impor (ilegal) barang-barang dari China. Jadi saya harus sampaikan itu, dan saya berterima kasih dan ternyata terbukti bahwa memang salah satu pemainnya adalah perusahaan-perusahaan kargo," tegasnya.

Maman menilai langkah hukum terhadap pelaku penyelundupan barang KW menjadi titik balik penting untuk menciptakan pasar yang sehat, bersih, dan adil bagi pelaku UMKM nasional.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kerry Riza Sebut Pertamina Untung Rp 17 Triliun dari Penyewaan Terminal BBM OTM
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
AHY Dorong Penataan Ruang Inklusif dan Berkelanjutan
• 1 jam lalutvrinews.com
thumb
Siap Jadi Nenek Funky! Maia Estianty Ungkap Bahagia Jelang Menyambut Cucu Pertama
• 4 jam lalugrid.id
thumb
KPK Wanti Celah Korupsi di Lingkup Hakim, Gandeng MA Dorong Pencegahan
• 20 jam laludetik.com
thumb
Idrus Marham Bela Prabowo: Pembangunan Gedung MUI Kebutuhan Strategis Bangsa
• 9 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.