TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menguji kualitas air bersih warga dan reservoir Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) usai kebakaran gudang pestisida di PT Biotek Saranatama, Taman Tekno, Serpong, Selasa (10/2/2026).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, pengambilan sample tersebut dilakukan untuk memastikan air yang digunakan tetap aman dan tidak tercemar dari zat pestisida akibat kebakaran tersebut.
"Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan telah melakukan pengambilan sampel air bersih di sekitar lokasi kejadian serta pada reservoir PDAM setempat guna memastikan keamanan kualitas air minum yang digunakan oleh warga terdampak," ujar Alin dalam keterangannya, Selasa.
Baca juga: Korban Penganiayaan di Jakbar Tolak Damai, Minta Pelaku Dipenjara
Ia menjelaskan, kebakaran gudang pestisida yang terjadi pada Senin (9/2/2026) itu berpotensi menimbulkan paparan bahan kimia berbahaya melalui udara, air, maupun kontak langsung.
Paparan tersebut dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, mulai dari iritasi mata dan kulit, gangguan pernapasan, mual, pusing, serta keracunan pada kondisi tertentu.
Selain pengujian kualitas air, pihaknya juga melakukan pemantauan kesehatan melalui kegiatan monitoring oleh Ngider Sehat UPTD Puskesmas.
Pemantauan tersebut dilakukan untuk mendeteksi secara dini kemungkinan adanya keluhan kesehatan akibat paparan zat pestisida itu.
Ia pun mengimbau kepada warga untuk tidak memanfaatkan air maupun hewan di dalamnya, yakni ikan yang ada di sungai Jaletreng.
"Tidak mengonsumsi ikan atau hasil perikanan lainnya yang berasal dari sungai atau perairan di wilayah terdampak kebakaran sebelum dinyatakan aman oleh instansi berwenang," kata dia.
Ia juga mengingatkan masyarakat, khususnya kelompok rentan untuk meningkatkan kewaspadaan dan membatasi aktivitas di sekitar wilayah terdampak kebakaran.
Baca juga: Lift Stasiun LRT Kuningan Sempat Macet, Pengguna Terjebak 2 Menit
"Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat dengan penyakit penyerta diimbau untuk lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan," ucap dia.
Sebelumnya diberitakan, sebuah gudang penyimpanan pestisida di kawasan Taman Tekno, Serpong, Tangerang Selatan, terbakar pada Senin (9/2/2026) dini hari.
Meski api telah dapat dikendalikan, petugas pemadam kebakaran masih melakukan pendinginan karena kondisi bahan yang terbakar berpotensi menimbulkan bahaya.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan, Omay Komarudin, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 04.30 WIB.
“Kebakaran terjadi jam 4.30 WIB dan pasukan kami langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman,” ujar Omay saat dikonfirmasi, Senin.





