CELBESMEDIA.ID, Makassar - Penjualan ornamen dan pernak-pernik Imlek di kawasan Jalan Sulawesi, Kota Makassar, masih didominasi oleh angpao menjelang perayaan Tahun Baru Imlek. Angpao menjadi barang yang paling banyak diburu warga dibandingkan hiasan Imlek lainnya.
Pantauan CelebesMedia.id, Selasa (10/2/2026), sejumlah warga terlihat mendatangi toko-toko ornamen untuk melengkapi kebutuhan Imlek, mulai dari perlengkapan sembahyang hingga hiasan rumah.
Pemilik Toko Kwan Ming, Ramli Eka Sudarma, mengungkapkan angpao menjadi produk yang paling laris selama periode Imlek. Menurutnya, permintaan terhadap angpao masih jauh lebih tinggi dibandingkan ornamen lainnya.
“Menjelang Imlek orang cari kayaknya dupa, dupa naga, angpao. Paling laku angpao,” ujar Ramli.
Selain angpao, Toko Kwan Ming juga menyediakan berbagai perlengkapan sembahyang dan pernak-pernik Imlek lainnya, seperti dupa, lilin, piring buah, lampion, hingga dupa lingkar. Harga jualnya bervariasi, berkisar antara Rp20 ribu hingga Rp50 ribu, tergantung jenis dan motif.
Meski angpao masih menjadi produk unggulan, Ramli menyebut omzet penjualan menjelang Imlek tahun ini tidak mengalami peningkatan signifikan. Ia mengatakan pemasukan harian toko relatif terbatas.
“Pemasukan kadang-kadang Rp200–300 ribu,” katanya.
Ramli juga menilai kondisi penjualan tahun ini cenderung menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Ia mengungkapkan suasana belanja Imlek tidak seramai tahun lalu.
“Perbedaan penjualan dengan tahun lalu, tahun ini agak turun, tahun lalu agak ramai,” ujarnya.
Kondisi tersebut membuat pihak toko memilih untuk tidak menambah stok secara berlebihan. Ramli menjelaskan, ornamen Imlek, khususnya angpao bertema shio, tidak dapat disimpan untuk digunakan pada tahun berikutnya.
“Karena angpao kuda tidak boleh disimpan untuk tahun depan, tahun depan sudah model baru, harus dijual habis,” tuturnya.
Ramli menambahkan, Toko Kwan Ming tetap beroperasi normal selama perayaan Imlek, dengan jam buka pukul 08.00 hingga 18.00 WITA. Sementara pada hari Minggu, toko hanya buka setengah hari.
Meski penjualan belum menunjukkan peningkatan signifikan, ia berharap Tahun Baru Imlek tetap membawa kebaikan bagi para pedagang.
“Yang diharapkan di tahun baru ini mudah-mudahan kita ini aman-aman selalu,” pungkasnya.
Laporan: Rifki,



