Liputan6.com, Jakarta - Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra Ahmad Muzani menegaskan, keputusan untuk mengusung Prabowo Subianto pada Pemilu 2029 merupakan keputusan mutlak yang harus dijalankan, karena telah ditetapkan melalui Kongres Luar Biasa (KLB) partai.
"Prabowo dua periode adalah keputusan Kongres Luar Biasa Partai yang diselenggarakan di Hambalang, Padepokan Garuda Yaksa, dan itu menjadi kesepakatan seluruh kader," kata dia di Banda Aceh, Selasa (10/2/2026).
Advertisement
Muzani kembali menegaskan, di forum KLB itulah kader kembali meminta kesediaan Prabowo untuk maju lagi, dan yang bersangkutan menyatakan bersedia.
"Semangat untuk menggelorakan presiden dua periode, Prabowo, adalah sesuatu yang menjadi tanggung jawab dan kewajiban seluruh kader Partai Gerindra di manapun berada," tegas dia.
"Pak Prabowo ketika menyatakan: 'Insyallah bersedia'," sambungnya.
Muzani memberi catatan, di KLB tak membahas sosok calon wakil presiden atau cawapres yang mendampingi dirinya di periode kedua.
"Kongres tidak menyebutkan atau belum menyebutkan tentang pasangan calon wakil presiden, kongres baru memutuskan calon presidennya," ungkap dia.
Soal banyaknya nama yang muncul untuk mendampingi Prabowo, Muzani menegaskan, Gerindra masih mengikuti dinamika politik yang ada.
"Itu sesuatu yang terus kita ikutin. Jadi saya kira kita terus mengikuti perkembangan itu," ungkap dia.
Muzani menuturkan, semua tokoh politik yang memenuhi syarat berpeluang mendampingi Prabowo.
"Semua orang, semua tokoh yang memenuhi syarat berpeluang untuk bisa mendampingi Pak Prabowo," kata dia.



