VIVA – Francesco Bagnaia seperti terlahir kembali. Setelah melewati musim yang sulit dan penuh tekanan, pembalap andalan Ducati itu kini menunjukkan tanda tanda kebangkitan yang membuat garasi pabrikan Italia kembali percaya diri menatap MotoGP musim depan.
Performa Bagnaia saat tes pramusim di Malaysia menjadi sinyal kuat bahwa sang juara dunia dua kali tersebut belum habis. Meski hanya menempati posisi kelima di daftar catatan waktu, kecepatannya saat simulasi sprint justru mencuri perhatian banyak tim rival.
Dalam long run, ritme balapnya konsisten dan hanya terpaut sepersepuluh detik dari Alex Marquez. Catatan itu dianggap jauh lebih penting ketimbang sekadar posisi di timesheet.
Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, menilai perubahan terbesar bukan hanya soal teknis motor, melainkan mentalitas sang pembalap. Menurutnya, Bagnaia kini kembali memiliki pola pikir seperti saat menjalani musim emas 2024.
"Di awal tahun, setelah kembali dari liburan musim dingin, saya melihat Pecco yang benar benar berbeda. Mentalitasnya berubah. Mengingatkan saya pada versi dirinya di 2024. Saya pikir Pecco akan menjadi lawan yang sangat sulit dikalahkan di balapan mendatang," ujar Tardozzi seperti dilansir motorsport.com.
- Crash.net
Musim lalu memang menjadi periode yang tidak mudah bagi Bagnaia. Ia kesulitan beradaptasi dengan motor GP25 dan kerap tercecer di barisan belakang, sesuatu yang jarang terjadi pada pembalap sekelas dirinya.
Namun, saat mencoba motor terbaru GP26, pembalap Italia itu langsung merasa nyaman. Ia menyebut stabilitas pengereman Desmosedici jauh lebih baik, sehingga rasa percaya dirinya kembali muncul.
Tardozzi menegaskan bahwa komunikasi intens antara Bagnaia dan tim teknis Ducati menjadi kunci kebangkitan tersebut.
"Dia orang yang sangat cerdas. Kami banyak berdiskusi dengannya, terutama dengan Gigi Dall Igna. Sejak tes Valencia, dia sudah mendapatkan kembali sikap mental yang tepat. Kami sangat senang karena kami tahu Pecco kembali kompetitif," katanya.
Meski begitu, situasi Bagnaia di Ducati belum sepenuhnya aman. Isu bursa pembalap mulai berembus kencang. Nama Pedro Acosta disebut sebut sebagai kandidat pengganti di masa depan.





