Periksa Kesehatan 1.200 Pekerja dalam Lima Hari, Pemkot Semarang Cetak Rekor MURI

jpnn.com
22 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, SEMARANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kembali mencatat capaian penting dalam layanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi para pekerja.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI atas pencapaian pemeriksaan kesehatan terintegrasi melalui platform Satu Sehat pada pekerja di perusahaan terbanyak, yakni 53 perusahaan dalam kurun waktu lima hari.

BACA JUGA: Imlek Semawis 2026 Tampilkan Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Kota Semarang

Penghargaan tersebut diserahkan langsung perwakilan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) kepada Wali Kota Agustina Wilujeng serta disaksikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam rangkaian peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Aula Gedung Penunjang RSUP Dr. Kariadi, Selasa (10/2).

Pemeriksaan kesehatan gratis bagi pekerja tersebut dilaksanakan RSUP Dr. Kariadi bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang.

BACA JUGA: Ini Upaya Wali Kota Agustina Wilujeng demi Percepat Penyelesaian Kolam Retensi Trimulyo

Program ini menjangkau 1.200 orang pekerja dari 53 perusahaan di Kota Semarang dan dilaksanakan pada 26–30 Januari 2026.

Seluruh hasil pemeriksaan tercatat dalam platform Satu Sehat sebagai bagian dari sistem informasi kesehatan nasional.

BACA JUGA: Instruksi Agustina Wilujeng untuk Jajaran, Pantau Wilayah Banjir & Maksimalkan Pompa Air

Wali Kota Agustina menyampaikan capaian tersebut merupakan hasil kerja cepat lintas sektor di Kota Semarang.

“Ini adalah kerja cepat dari dinas yang hari ini ada di Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Rumah Sakit Kariadi. Dalam waktu lima hari, pemeriksaan kesehatan gratis dapat menjangkau 53 perusahaan dan akhirnya tembus rekor MURI,” ujar Agustina.

Dia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Kesehatan dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis secara masif hingga menjangkau fasilitas layanan kesehatan di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin sebagai langkah pencegahan dini.

Menurut Menkes Budi, upaya menjaga kesehatan jauh lebih efektif dilakukan sejak awal.

“Kalau ditunggu sampai sakit, nanti lebih mahal dan kualitas hidup juga lebih jelek. Tahun ini setelah dicek, kalau tidak sehat harus diobati, dan obatnya juga gratis,” kata Menkes.

Wali Kota Agustina menambahkan pesan tersebut menjadi perhatian Pemkot Semarang, terutama terkait tindak lanjut setelah pemeriksaan dilakukan.

“Pesan beliau, pemeriksaan gratis lebih rutin dan setelah itu follow up-nya, kalau yang bersangkutan sakit harus segera diobati,” katanya.

Momentum Bulan K3 ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keselamatan kerja harus berjalan seiring dengan kesehatan pekerja secara menyeluruh.

Pemeriksaan kesehatan terintegrasi menjadi salah satu langkah nyata dalam pencegahan dini penyakit, peningkatan produktivitas, serta perlindungan jangka panjang.

Pemkot Semarang berharap pencapaian ini bisa menjadi pemicu semangat bagi dunia usaha untuk semakin aktif memastikan kesehatan pekerja melalui sistem yang terukur, terintegrasi, dan berkelanjutan. (mrk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Terima Kunjungan Dubes Inggris, Agustina Wilujeng Buka Peluang Kerja Sama Ekonomi Kreatif & Teknologi


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menkes Sindir Orang Kaya Masuk PBI: Masa Gak Bisa Bayar BPJS Kesehatan Rp 42.000?
• 10 jam lalusuara.com
thumb
Pemerintah Siapkan Keringanan Kredit UMKM Terdampak Banjir
• 51 menit lalutvrinews.com
thumb
Menkeunya Trump: AS-China Rival, Tapi Tak Ingin Putus Hubungan Ekonomi
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Menkes: 120 Ribu BPJS PBI Pengidap Katastropik Direaktivasi Otomatis
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
10 Orang, Termasuk Tersangka Wanita, Tewas dalam Penembakan di Sekolah di Kanada, 25 Luka-Luka
• 8 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.