Ketua MPR RI Ahmad Muzani melakukan silaturahmi ke ulama-ulama Aceh di Dayah Mahyal Ulum. Muzani hadir bersama Wakil Ketua MPR Hidayat Nu Wahid, Edhie Baskoro Yudhoyono serta Ketua Satgas rehabilitasi pasca bencana sekaligus Mendagri Tito Karnavian.
Beberapa ulama yang turut menyambut adalah Tgk. H. Faisal Ali sebagai Ketua MPU Aceh, Waled Nuruzzahri sebagai Rais Syuriah PWNU, hingga ulama kharismatik Aceh Syekh Hasanol Basry atau Abu Mudi.
“Kedatangan kami ke Aceh atas nama pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat adalah kali kedua. Kedatangan kami adalah bagian dari upaya untuk memberikan support, semangat terhadap musibah yang berlangsung pada tanggal 30 November yang lalu,” ungkap Muzani pada Selasa (10/2).
Muzani mengatakan, kedatangannya ke Aceh ini merupakan bentuk solidaritas agar Aceh cepat kembali pulih. MPR juga sebelumnya menyalurkan bantuan ke beberapa daerah yang masih terdampak.
“Kami meyakini inilah cara kami terus mempertautkan persaudaraan, persahabatan, kekeluargaan, ukhuwah islamiyah, ukhuwah basyariyah, dan ukhuwah wathaniyah,” ujarnya.
Selain itu, Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra itu juga mengungkapkan bahwa ulama dekat dengan rakyat. Ia menilai, sendi-sendi kehidupan bermasyarakat itu perlu bimbingan dari ulama. Ia pun mengikuti petuah dari Presiden RI yang juga Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto untuk selalu dekat dengan ulama.
“Pak Prabowo selalu mengatakan kepada kami, kalau ingin tahu hatinya rakyat, dekatlah dengan para ulama. Ulama, kata Pak Prabowo, adalah orang yang hidupnya terus dilingkari oleh rakyat,” kata Muzani.
“Maka kata Pak Prabowo, selalulah dekat dengan para ulama. Itu sebabnya saya hari ini ingin dekat dengan para ulama, karena dengan cara ini kami bisa berharap bisa dekat dengan rakyat apalagi Aceh yang merupakan orang yang paling menyayangi Republik Indonesia sejak kita merdeka 17 Agustus 1945 yang lalu,” sambungnya.




