Kementerian Dalam Negeri Mesir menggagalkan rencana kelab malam untuk menggelar acara bertema Jeffrey Epstein, pelaku kejahatan seksual Amerika Serikat. Penyelenggara acara tersebut ditangkap oleh pihak berwenang.
Acara itu mengangkat tema "Sehari di Pulau Epstein" dan akan digelar pada Selasa (10/2) waktu setempat. Informasi soal acara tersebut telah dibagikan di media sosial. Pengunjung wanita gratis untuk masuk ke acara tersebut.
Dalam pernyataannya, Kementerian Dalam Negeri menyebut acara itu belum memiliki izin dari pihak berwenang.
"Tanpa memperoleh izin yang diperlukan dari pihak berwenang," demikian keterangan tersebut dikutip dari AFP, Rabu (11/2).
Kementerian juga menunjukkan foto penyelenggara yang ditangkap. Selain itu barang bukti berupa selebaran acara tersebut.
Pihak kelab malam yang nomornya tercantum di selebaran mengatakan tidak terkait dengan acara tersebut. Salah satu dari tiga DJ yang namanya tercantum dalam selebaran juga membantah terlibat.
Epstein ialah pengusaha AS yang juga terlibat dalam kasus kejahatan seksual. Ia meninggal bunuh diri di penjara AS pada Agustus 2019. Namanya kembali menjadi sorotan setelah dirilisnya dokumen-dokumen terkait kasusnya secara daring yang berjumlah 2,8 gigabyte, termasuk rekaman interogasi, catatan penerbangan, dan berkas pengadilan.
Dokumen-dokumen tersebut menyebutkan anggota keluarga kerajaan Eropa, diplomat, dan mantan kepala negara, yang diduga terlibat dalam jaringan kejahatan Epstein.





