ANTARA - Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung Syaried Sulaeman Nahdi di Jakarta, Selasa (10/2), mengungkapkan kerugian keuangan negara dalam kasus penyimpangan ekspor crude palm oil diperkirakan menembus angka triliunan rupiah. Nilai tersebut muncul dari dugaan penghindaran kewajiban negara dalam kebijakan pengendalian ekspor CPO yang berlangsung selama beberapa tahun terakhir. (Putri Hanifa/Irfan Hardiansyah/Soni Namura/Roy Rosa Bachtiar)





