Kebiasaan Berbahaya Ini Bisa Berujung Kehilangan Organ Intimmu

viva.co.id
12 jam lalu
Cover Berita

VIVA –Beberapa pria kadang bereksperimen dengan tubuhnya sendiri, termasuk bagian intim, untuk mencari pengalaman atau sensasi tertentu. Salah satu praktik yang cukup ekstrem adalah memasukkan organ intim mereka ke benda yang sempit sehingga menimbulkan tekanan.

Meskipun terdengar tidak biasa, kebiasaan ini memiliki istilah khusus, yaitu penile strangulation. Benda yang digunakan bisa berupa pelat beban, lubang botol, atau selang vacuum cleaner, bahkan benda kecil lainnya.

Baca Juga :
Hukum Mencukur Bulu di Area Organ intim Dalam Islam, Ini Jawaban Buya Yahya
Bertambah Usia, Perubahan pada Organ Intim Ini Bisa Jadi Sinyal Masalah

Belum ada data pasti mengenai seberapa sering praktik ini terjadi, tetapi berdasarkan catatan Mens Health lebih dari 300 kasus telah tercatat, dan sebagian besar dari laporan dokter di unit gawat darurat.

Kebiasaan ini biasanya muncul karena rasa penasaran atau dorongan mencari sensasi yang berbeda. Namun, risiko dari praktik ini bisa serius, mulai dari rasa tidak nyaman, gangguan fungsi, hingga cedera yang memerlukan penanganan medis. Memahami bahaya dan batasan tubuh sendiri sangat penting sebelum mencoba hal-hal ekstrem.

“Kasus ini jarang, tapi di UGD jumlahnya meningkat dalam beberapa dekade terakhir,” kata Psikolog klinis Judy Ho dikutip dari laman Mens Health, Rabu 11 Februari 2026.

Menurut Ho, praktik ini bisa termasuk dalam aktivitas BDSM atau menjadi tanda kecenderungan perilaku seksual yang ekstrem, di mana beberapa pria yang pernah mengalami trauma baik seksual maupun non-seksual dan cenderung mencari pengalaman intim yang lebih intens. Kadang juga dilakukan oleh pria yang sudah terbiasa dengan rangsangan biasa sehingga mencari cara yang lebih ekstrem.

Seberapa berisiko praktik ini? Meski terdengar sepele, memasukkan organ intim ke dalam benda sempit bisa menimbulkan bahaya serius. Jika Mr. P dalam kondisi lemas atau setengah ereksi masuk ke lubang sempit dan kemudian ereksi penuh terjadi, aliran darah bisa terganggu. Dampaknya bisa berupa disfungsi ereksi, nyeri saat buang air kecil, bahkan kerusakan jaringan yang parah sehingga penanganan medis intensif atau amputasi bisa diperlukan.

Kabar baiknya, hal ini mudah dicegah caranya adalah jangan masukkan penis ke benda yang terlalu sempit, termasuk cincin penis yang terlalu ketat. Selalu utamakan keselamatan daripada menyesal saat mengeksplorasi fantasi terkait dengan hubungan seksual.

Baca Juga :
Kenapa Organ Intimmu Nyeri Usai Berhubungan? Normalkah?
Apa yang Terjadi Saat Organ Intimmu Terjepit Ritsleting?
Apakah Organ Intim Kamu Normal? Coba Cek di Sini

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kios di Pasar Cipulir Banyak yang Tutup, Terpasang Tulisan "Disewakan"
• 16 jam lalukompas.com
thumb
Menkes: Regulasi Penghapusan Tunggakan BPJS Sudah Selesai Harmonisasi
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Satgas PRR: 25 Ribu Rumah Terdampak Bencana di Sumatera Segera Terima Dana Pemulihan
• 7 jam lalumatamata.com
thumb
Buntut Kasus Dugaan Suap Ekspor CPO, Kemenperin Perkuat Pengawasan Internal
• 12 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kepemilikan Chengdong Investment Corporation di Bumi Resources BUMI Sisa 2,8%
• 4 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.