Liputan6.com, Jakarta - PT Pupuk Indonesia (Persero) menekankan pentingnya penguatan ekosistem inovasi pertanian dan kemandirian pangan nasional. Penguatan ini bertujuan mendorong lahirnya solusi inovatif di sektor pertanian dan memperkuat daya saing industri pupuk.
Komitmen ini diimplementasikan melalui penyelenggaraan kegiatan FertInnovation Challenge 2025 yang berhasil menggaet sebanyak 1.620 inovator mulai dari kalangan peneliti, profesional, startup hingga mahasiswa dari berbagai institusi di dalam dan luar negeri.
Advertisement
Direktur Teknik dan Pengembangan Bisnis Pupuk Indonesia Jamsaton Nababan mengatakan, kegiatan ini merupakan instrumen strategis perseroan untuk membangun pipeline riset dan inovasi yang relevan dengan tantangan sektor pertanian dan industri pupuk nasional.
Ia juga menjelaskan, kegiatan berjalan untuk mendukung swasembada pangan nasional yang mengedepankan kolaborasi multidisiplin.
“Kegiatan ini sejalan dengan komitmen perseroan dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui penguatan inovasi, teknologi, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan,” ujar Jamsaton, melansir Antara, Selasa (10/2/2026).
Penyelenggaraan acara ini juga dibangun atas kolaborasi antara perseroan dengan Indonesia Agrichemical Research Institute (IARI), yang menjadi media bagi perseroan untuk menciptakan transformasi pertanian berbasis inovasi.
Kata Jamsaton, kegiatan ini dirancang sebagai platform open innovation strategis untuk menyerap gagasan-gagasan transformatif dari para inovator eksternal. Kemudian hasilnya direplikasi untuk menjawab tantangan keberlanjutan kemandirian pangan Indonesia.




