Dua bulan pasca-banjir bandang yang menerjang Kabupaten Gayo Lues, Aceh, senyum sumringah kembali terpancar dari wajah warga Desa Ramung Musara, Kecamatan Putri Betung. Akses vital berupa jembatan gantung yang sempat putus total kini telah rampung diperbaiki dan dapat dinikmati kembali oleh masyarakat.
Keceriaan terutama terlihat pada anak-anak Dusun Begade Empat. Mereka kini dapat berlalu-lalang tanpa rasa takut melintasi jembatan sepanjang 100 meter yang membentang di atas arus deras Sungai Lawe Alas tersebut.
Perbaikan jembatan ini merupakan buah dari kerja keras dan semangat gotong royong antara warga desa dengan personel Polres Gayo Lues. Sebelumnya, akses penghubung antar-desa ini lumpuh total akibat hantaman banjir bandang, memutus nadi perekonomian dan aktivitas sosial warga.
Baca juga:
Pulihkan Mobilitas Warga, Polisi dan TNI AD Rampungkan Jembatan Penghubung di Aceh
Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo mengerahkan personelnya untuk bahu-membahu bersama warga membangun kembali struktur jembatan agar kokoh dan aman dilintasi. Jembatan di Desa Ramung Musara ini merupakan satu dari empat jembatan gantung yang dibangun oleh Polres Gayo Lues pasca-bencana.
Tersambungnya kembali jembatan ini membuat detak jantung perekonomian desa kembali berdenyut. Warga yang mayoritas menggantungkan hidup dari hasil perkebunan di seberang sungai kini bisa mengangkut hasil panen dengan lancar.




