JAKARTA, KOMPAS.TV - Pihak kepolisian mengungkap kondisi siswa yang menjadi korban penyiraman cairan kimia oleh pelajar lainnya di Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Kepala Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO), Polres Metro Jakpus, Kompol Rita Oktavia menyebut korban berangsung pulih.
"Kondisi korban saat ini di rumah, korban rawat jalan. Kemarin chek up ke rumah sakit, sudah pulih kodisinya." ungkapnya, Selasa (10/2/2026).
Baca Juga: Fakta-Fakta Penyiraman Air Keras di Jakpus, Diduga Dilakukan 3 Pelajar yang Pilih Korban Secara Acak
Seperti dikethui, dalam peristiwa tersebut korban mengalai luka dan cedera di bagian mata.
Rita menjelaskan, kedua mata korban semakin membaik, di mana salah satu matanya sudah dapat melihat dengan jelas kembali.
"Awalnya perbannya di pasang dua-duanya, sekarang sudah dilepas satu, yang sebelah kanan sudah mulai melihat jelas, yang sebelah kiri masih buram," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, ia turut memastikan cairan yang digunakan pelaku penyiraman di Cempaka Putih, bukan air keras namun cairan kimia.
"Karena ini bahan kimia, bahan ini tidak terlalu keras jadi hanya menimbulkan merah-merah saja kalau kena kulit," ujarnya, seperti dilaporkan Jurnalis KompasTV, Iksan Apriansyah.
Diberitakan sebelumnya, tiga orang pelajar menyiram cairan berbahan kimia ke pelajar lain pada Jumat (7/2/2026).
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- korban penyiraman cairan kimia
- pelaku penyiraman cairan kimia
- kondisi korban
- cairan kimia
- jakarta pusat
- siswa





