Livigno (ANTARA) - Atlet snowboard Jepang Kokomo Murase meraih medali emas dalam nomor big air putri dengan skor 179,00 poin di ajang Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 di Livigno, Italia, pada Senin (9/2), sementara atlet China Zhang Xiaonan finis di posisi kelima dalam debut Olimpiadenya, menyamai hasil terbaik negara itu di nomor tersebut.
"Saya tidak yakin akan bisa naik podium hingga saya mendaratkan run ketiga. Saat itu, emosi saya meluap," ujar Murase, yang meningkatkan prestasinya dari medali perunggu di Beijing 2022.
"Saya merasa saya telah berkembang. Saya menyerang sejak run pertama, yang tidak saya lakukan pada ajang sebelumnya, jadi saya benar-benar merasa di situlah letak perkembangan saya." ujarnya lagi.
Atlet Selandia Baru Zoi Sadowski-Synnott dan atlet Korea Selatan Yu Seung-eun masing-masing meraih medali perak dan perunggu.
Sementara Zhang mencatatkan total skor 144,50 poin di Livigno Snow Park dalam babak final yang didominasi oleh sejumlah snowboarder terbaik dunia.
"Sejujurnya, saya bangga pada diri saya sendiri. Ini Olimpiade Musim Dingin pertama saya, dan saya berhasil lolos ke final dan tampil secara maksimal di babak final. Itu sama sekali tidak mudah," kata remaja berusia 19 tahun tersebut.
"Setidaknya, saya telah menyelesaikan kompetisi dengan selamat, dan saya pikir itu yang paling penting." ujar Zhang.
Mari simak lebih lanjut melalui rangkaian foto berikut ini!
Peraih medali emas Murase Kokomo (tengah) dari Jepang, peraih medali perak Zoi Sadowski Synnott (kiri) dari Selandia Baru, dan peraih medali perunggu Yu Seungeun dari Korea Selatan berpose untuk foto saat upacara pemberian penghargaan cabang olahraga snowboard big air putri di Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 di Livigno, Italia, 9 Februari 2026. (Xinhua/Wu Huiwo) Atlet snowboard Korea Selatan Yu Seung-eun tampil dalam pertandingan babak final nomor big air putri di Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 di Livigno, Italia, pada 9 Februari 2026. (Xinhua/Xia Yifang) Atlet snowboard Jepang Kokomo Murase bereaksi saat pertandingan babak final nomor big air putri di Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 di Livigno, Italia, pada 9 Februari 2026. (Xinhua/Wu Huiwo)
"Saya tidak yakin akan bisa naik podium hingga saya mendaratkan run ketiga. Saat itu, emosi saya meluap," ujar Murase, yang meningkatkan prestasinya dari medali perunggu di Beijing 2022.
"Saya merasa saya telah berkembang. Saya menyerang sejak run pertama, yang tidak saya lakukan pada ajang sebelumnya, jadi saya benar-benar merasa di situlah letak perkembangan saya." ujarnya lagi.
Atlet Selandia Baru Zoi Sadowski-Synnott dan atlet Korea Selatan Yu Seung-eun masing-masing meraih medali perak dan perunggu.
Sementara Zhang mencatatkan total skor 144,50 poin di Livigno Snow Park dalam babak final yang didominasi oleh sejumlah snowboarder terbaik dunia.
"Sejujurnya, saya bangga pada diri saya sendiri. Ini Olimpiade Musim Dingin pertama saya, dan saya berhasil lolos ke final dan tampil secara maksimal di babak final. Itu sama sekali tidak mudah," kata remaja berusia 19 tahun tersebut.
"Setidaknya, saya telah menyelesaikan kompetisi dengan selamat, dan saya pikir itu yang paling penting." ujar Zhang.
Mari simak lebih lanjut melalui rangkaian foto berikut ini!
Peraih medali emas Murase Kokomo (tengah) dari Jepang, peraih medali perak Zoi Sadowski Synnott (kiri) dari Selandia Baru, dan peraih medali perunggu Yu Seungeun dari Korea Selatan berpose untuk foto saat upacara pemberian penghargaan cabang olahraga snowboard big air putri di Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 di Livigno, Italia, 9 Februari 2026. (Xinhua/Wu Huiwo) Atlet snowboard Korea Selatan Yu Seung-eun tampil dalam pertandingan babak final nomor big air putri di Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 di Livigno, Italia, pada 9 Februari 2026. (Xinhua/Xia Yifang) Atlet snowboard Jepang Kokomo Murase bereaksi saat pertandingan babak final nomor big air putri di Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 di Livigno, Italia, pada 9 Februari 2026. (Xinhua/Wu Huiwo)



:strip_icc()/kly-media-production/medias/3956353/original/028693500_1646741050-20220308-Waspada_Cuaca_Ekstrem_di_Jabodetabek_Hingga_April_2022-3.jpg)

