Kiamat Baterai, Mobil Listrik Pertama Pakai Garam Sudah Rilis

cnbcindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita
Foto: Dok: Ist

Jakarta, CNBC Indonesia - Mobil listrik terus mengalami perkembangan dari segi spesifikasi. Terbaru, sebuah mobil listrik asal China menggunakan baterai dari bahan ion natrium.

Perusahaan bernama Changan menjadi yang pertama menggunakan baterai ion-natrium (na-ion), di mana teknologinya dikembangkan raksasa produsen baterai EV CATL. Produksi massal tengah dilakukan dan akan dijual melalui mobil Changan Nevo A06 di masa datang, dikutip dari Tech Radar, Selasa (10/2/2026).

Penggunaan ion natrium disebut dapat digunakan dengan lebih efisien. Bahkan dalam keadaan lingkungan ekstrem.


Gizmochina melaporkan Nevo A06 dapat mengisi daya tanpa masalah pada suhu -30 derajat Celcius dan terus beroperasi hingga suhu -50 derajat Celcius. Sementara itu, baterai tetap bertahan 90% untuk kondisi suhu -40 derajat Celcius.

Pilihan Redaksi
  • Pengganti Freon Ditemukan, Kulkas dan AC Bisa Dingin Pakai Garam
  • Ramai Baterai Lithium, Bos IBC Beberkan Masa Depan Baterai Nikel RI
  • Tesla Hancur Lebur Dihantam China dan Eropa, Elon Musk Bye

Mobil Changan juga telah melakukan pengujian di Mongolia. Hasilnya baterai ion natrium dapat memberikan daya lebih besar pada cuaca dingin ekstrem dibandingkan baterai LFP.

Selain itu, baterai ion natrium sedikit lebih aman karena berisiko lebih rendah pada pelarian termal. Begitu juga pada sisi produksinya yang bisa lebih murah dan opsi lebih luas untuk produsen menurunkan biaya kendaraan listrik.

Penggunaan baterai ion natrium juga nampaknya mendapatkan dukungan pada mereka yang menentang penambangan lithium. Sebab natrium jauh 1000 kali lebih melimpah dan mudah ditemui di banyak wilayah.

Menurut CATL, produksi baterai ion natrium menjadi awal dari fase 'kimia ganda' untuk kendaraan listrik. Termasuk menggunakannya pada aplikais yang tepat, misalnya pada kendaraan yang digunakan di lingkungan dengan kondisi suhu beku.

Namun berdasarkan sebuah laporan, CATL juga mempertimbangkan memperkenalkan teknologi baterai tersebut pada produk yang lebih luas karena kemampuan penggunaan yang lebih efisien.


(dem/dem)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Digitalisasi Bikin Bisnis F&B RI Lebih Canggih Dari Malaysia Cs

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Patrick Gunadi Pimpin ALUDI, Fundamental Industri dan Kepercayaan Investor Dijaga
• 51 menit lalueranasional.com
thumb
Menkes Budi Semprot Orang Kaya Terima PBI JK: Masa Rp42.000 Nggak Bisa Bayar?
• 41 menit laluviva.co.id
thumb
Danantara: Perminas Khusus Kelola Logam Tanah Jarang RI
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Eko Patrio Pilih Memaafkan Usai Rumahnya Dijarah Massa
• 21 jam lalugrid.id
thumb
Resmi! PSBS Tunjuk Mantan Nakhoda PSS Sebagai Pelatih Anyar: Harapan Baru Menjauh dari Jurang Degradasi
• 19 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.