Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan menguat pada perdagangan Rabu (11/2). IHSG ditutup menguat 1,24 persen ke level 8.131,74 pada perdagangan Selasa (10/2).
Analis Phintraco Sekuritas melihat penguatan ini mencerminkan mulai pulihnya kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia, seiring dengan tren positif di bursa global serta kenaikan harga komoditas. Selain itu, pelaku pasar juga menantikan hasil lanjutan pertemuan antara Bursa Efek Indonesia (BEI) dan MSCI yang dijadwalkan pada hari ini (11/2).
Di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah melanjutkan penguatan dan berada di level Rp 16.790 per dolar AS di pasar spot. Secara teknikal, pergerakan IHSG masih menunjukkan tren positif dengan bertahan di atas rata-rata pergerakan lima hari (MA5), didukung oleh penyempitan histogram negatif MACD serta sinyal pembalikan arah (reversal) pada indikator Stochastic RSI.
“Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan dan menguji level 8200-8215 di perdagangan Rabu,” tulis analis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Rabu (11/2).
Dari sisi domestik, penjualan ritel tercatat tumbuh 3,5 persen secara tahunan atau year on year (yoy) pada Desember 2025. Meski melambat dibandingkan pertumbuhan 6,3 persen yoy pada November 2025, kinerja ini menandai pertumbuhan bulanan selama delapan bulan berturut-turut.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh berbagai stimulus pemerintah guna menjaga daya beli masyarakat. Seiring meningkatnya indeks keyakinan konsumen pada Januari 2026, serta adanya momentum Tahun Baru Imlek yang disusul Ramadan dan Lebaran pada Februari hingga Maret 2026, penjualan ritel pada periode Januari–Maret 2026 diperkirakan berpotensi meningkat.
Dari global, investor akan mencermati rilis data inflasi Tiongkok Januari 2026 yang diperkirakan melambat menjadi 0,5 persen yoy, dari sebelumnya 0,8 persen yoy pada Desember 2025.
Sementara itu, Amerika Serikat akan merilis data ketenagakerjaan nonfarm payrolls Januari 2026 yang diproyeksikan mencatat penambahan tenaga kerja sebanyak 40 ribu orang, lebih rendah dibandingkan 50 ribu orang pada Desember 2025. Tingkat pengangguran AS pada Januari 2026 diperkirakan naik tipis menjadi 4,5 persen dari 4,4 persen.
Rekomendasi saham untuk diperhatikan sepanjang perdagangan Rabu (11/2) adalah CDIA, INET, BKSL, CUAN dan APEX.
Analis MNC Sekuritas melihat penguatan IHSG ke 8,131 dan disertai peningkatan volume pembelian, penguatannya pun sudah menutup area gap 8,025-8,102. IHSG dipandang masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk bagian dari wave (c) dari wave [x] ke rentang 8,264-8,440.
“Namun, pada label merah, IHSG akan terkoreksi dulu ke area 7,922-8,006 untuk membentuk wave (b) pada pola,” tulis analis MNC Sekuritas dalam risetnya, Rabu (11/2).
Analis MNC Sekuritas merekomendasikan saham AMMN, BBYB, RAJA, dan RMKE untuk diperhatikan sepanjang perdagangan Rabu (11/2).





