Kronologi Mohan Hazian Dituduh Lakukan Pelecehan, Awal Mula hingga Klarifikasi Resmi

medcom.id
12 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Nama Mohan Hazian sedang menjadi sorotan netizen usai terseret kasus dugaan pelecehan dan kekerasan seksual. Kasus ini mencuat ke publik setelah akun X/Twitter @aarummanis mengunggah utas panjang pada Minggu (8/2). Mohan Hazian merupakan pemilik merek fesyen Thanksinsomnia sekaligus kreator konten.
 
Selang dua hari sejak utas tersebut viral, banyak buntut kejadian ini yang menimpa Mohan, mulai dari dikeluarkan dari brand sendiri hingga dihujat warganet. Menanggapi amarah netizen, ia pun mengunggah video klarifikasi (yang sekarang sudah dihapus) serta mengeluarkan pernyataan resmi. Berikut Kronologi Lengkap Kasus Mohan Hazian Awal Mula Kasus Semua bermula ketika Saa, pemilik akun X/Twitter @aarummanis, mengungkap pengalaman tak mengenakkan yang melibatkan pemilik merek berinisial M. Dalam utas panjang, Saa bercerita bahwa ia menerima pekerjaan sebagai talenta untuk sebuah merek lokal ternama pada bulan Mei 2025. 
 
Ketika menyambangi sesi pemotretan dan pengambilan gambar, ia mengaku tak ada hal aneh dan semuanya berjalan lancar. Namun, situasi berubah mencekam setelah sesi pemotretan selesai. Saa yang awalnya mengira akan diajak makan bersama kru lain, justru dibawa kembali ke area pemotretan dan ditinggalkan berdua bersama pelaku.

Baca Juga :

Thanksinsomnia Nonaktifkan Mohan Hazian Usai Dugaan Pelecehan Seksual

Dalam unggahannya, Saa menjelaskan secara rinci bagaimana M mulai melakukan tindakan tidak senonoh. Meski telah memberikan penolakan keras dan mencoba melawan secara fisik, pelaku tetap melanjutkan aksinya dengan agresif, termasuk naik ke atas tubuhnya.

Karena intensitas kekerasan yang semakin tinggi, Saa mengaku sempat mencoba bersikap kooperatif demi menyelamatkan nyawanya. Ia merasa terpojok dan sangat terancam pada saat itu.
 
“Saya pada saat itu 90% yakin saya akan diperkosa,” akui Saa.
 
Saa memaparkan bahwa pelaku tetap melakukan tindakan tak senonoh dan pelecehan meskipun ia telah menangis histeris. Pelaku pun sempat memanipulasi korban secara emosional ketika menjalankan aksinya. Munculnya Pengakuan dari Korban Lain Setelah mengunggah kesaksiannya, sejumlah korban secara anonim turut membagikan pengalamannya, termasuk seseorang berusia 17 tahun dan model asal Malaysia. Ia terus memperbarui utasnya dengan pengalaman korban pelecehan seksual Mohan Hazian. Hingga kini, terhitung sudah lebih dari 7 korban yang menghubungi Saa.
 
“3 korban lainnya udah ngehubungin aku. Ini cerita dari salah satu korban yang mau berbagi cerita. Dia umurnya 17 tahun. Hatiku makin hancur pas tahu kalo bukan cuma aku (korbannya),” tulis Saa.

Baca Juga :

Mohan Hazian Bantah Tuduhan Pemerkosaan, Akui Khilaf dengan Wanita Lain
Beberapa pengakuan korban pun menjelaskan bahwa mereka menerima pelecehan seksual dari Mohan, baik fisik maupun verbal. Sebagian dari mereka merupakan seorang talenta untuk merek pelaku, sama seperti Saa.
 
“Aku berusaha untuk kuat gak cuman buat diriku, tapi buat para korban juga. Tapi hatiku hancur karena korban demi korban terus datang menghubungiku. Aku tak berharap apapun kecuali jalan bunga untuk semua penyintas kekerasan seksual/self-harm di luar sana,” ketik Saa pada cuitan lain. Di-cancel Sejumlah Brand, Termasuk Brand Sendiri Buntut dari tudingan ini, Mohan Hazian harus menghadapi sejumlah pemberhentian kerja sama dengan brand, seperti penerbit buku Shira Media, agensi USS, dan mereknya sendiri, Thanksinsomnia. 
 
Penerbit buku Shira Media secara resmi memutuskan kerja sama dengan Mohan Hazian pada 8 Februari, hari di mana Saa mengunggah utas panjang tersebut. Pernyataan sikap tersebut diunggah langsung oleh Shira Media melalui akun X resmi @shiramediagroup.
 
Pihak penerbit memutuskan untuk menghentikan seluruh aktivitas komersial yang berkaitan dengan karya tulis terduga pelaku. Shira Media memastikan tidak ada lagi promosi maupun distribusi untuk buku-buku tersebut. Mereka juga berencana menarik seluruh karya tulis Mohan Hazian dari berbagai mitra penjualan di Indonesia.
 
Dalam pernyataan resminya, penerbit menegaskan posisi mereka untuk berdiri di sisi korban. Shira Media juga mendukung penuh adanya proses investigasi yang adil serta transparan hingga kasus ini tuntas.
 
Sebagai informasi, Mohan Hazian diketahui memiliki dua buku yang diterbitkan oleh Shira Media, yaitu Goresan Seorang Berandal (2022) dan Memulai Bisnis Kecil di Internet (2022).
 
Kemudian, agensi USS melalui pernyataan resmi di akun Instagram @u.s.s pada Senin (9/2) menyampaikan pemberhentian Mohan sebagai talenta program JOHAN di kanal YouTube USS. Mereka menyatakan telah menghapus seluruh konten terkait dari semua platform. 

Baca Juga :

Dokter Tirta Semprot Mohan Hazian Soal Dugaan Pelecehan: Klarifikasinya Ngeselin!

Pihak USS juga menyampaikan simpati mendalam kepada korban serta dukungan penuh agar korban mendapatkan perlindungan dan ruang yang aman selama proses berjalan. Keputusan tersebut disebut sebagai bentuk komitmen USS dalam menjaga ruang kreatif yang aman, sehat, dan saling menghormati.
 
Terakhir, ia turut didepak dari jenama fesyen Thanksinsomnia yang selama ini lekat dengan namanya. Pengumuman tersebut disampaikan oleh pihak Thanksinsomnia melalui unggahan akun Instagram resmi mereka @thanksinsomnia, Senin (9/2) malam.
 
Dalam pernyataan resminya, manajemen Thanksinsomnia menegaskan bahwa Mohan Hazian sudah tidak lagi memiliki keterlibatan, baik secara operasional maupun profesional dengan merek tersebut. Unggah Video Klarifikasi, Akui Siap Gelar Konferensi Pers Menanggapi situasi yang kian memanas, Mohan Hazian mengunggah video klarifikasi lewat akun Instagram pribadinya @mohanhazian. Meski video itu sudah dihapus, ia menegaskan bahwa klarifikasi ini bukan bentuk pengakuan sebagai pelaku sebagaimana yang dituduhkan dalam utas viral di platform X.
 
Mohan menjelaskan bahwa langkah ini diambil karena narasi yang beredar telah memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap citra merek dan keluarganya. Ia menegaskan bahwa tuduhan yang ditujukan kepadanya sama sekali tidak benar.
 
Menurutnya, isu ini sangat merugikan dirinya serta orang-orang di sekitarnya. Salah satu dampak nyata yang terjadi adalah rencana penarikan karya tulis Mohan Hazian yang diterbitkan oleh Shira Media dari peredaran.
 
Dalam pernyataan tersebut, Mohan Hazian secara tegas membantah seluruh tudingan pelecehan dan kekerasan seksual. Ia menilai bahwa narasi yang berkembang di publik tidak memiliki dasar yang kuat. 
 
“Intinya, semua tuduhan yang dituduhkan ini adalah tuduhan yang tidak berdasar,” tutur Mohan.
 
Sebagai langkah lanjutan, Mohan Hazian berencana menggelar konferensi pers pada Selasa (10/2) pukul 08.00 WIB untuk meluruskan duduk perkara serta membersihkan namanya dari dugaan kasus tersebut. Respons Salah Satu Kreator Konten Kasus kekerasan seksual ini pun membuat beberapa selebriti Twitter (selebtwit) maupun kreator konten angkat bicara, salah satunya Dokter Tirta yang memberikan teguran keras kepada Mohan Hazian.
 
Melalui unggahan di akun X @tirta_cipeng, Dokter Tirta mengaku kesal dengan klarifikasi yang disampaikan oleh Mohan serta merasa kecewa dengan lingkungan pertemanan pria tersebut.
 
“Sebagai orang yang mengenal sampean di skena brand lokal, jujur klarifikasi ente ngeselin. Circlenya juga mengecewakan. Terkesan Mewajarkan,” tulis Dokter Tirta.

Baca Juga :

Leona Agustine Alami Pelecehan Seksual oleh Anggota Band Terkenal Inisial R

Dokter Tirta mengaku telah menegur orang-orang yang berada di lingkaran pertemanan Mohan Hazian secara langsung. Namun, menurutnya, tidak ada satu pun dari mereka yang bersedia memberikan penjelasan transparan mengenai masalah tersebut.
 
Di sisi lain, Dokter Tirta mengingatkan warganet untuk tetap berdiri di pihak korban. Ia menekankan bahwa dalam kasus pelecehan seksual, bukti fisik tidak selalu mudah ditemukan secara instan karena kondisi psikis korban saat kejadian.
 
“Ga semua pelecehan itu harus ada sperma (bukti). Itu masalahnya,” tulis Dokter Tirta.
 
Tambahnya, “Boro-boro rekam. Wis panik sek mas (orang sudah panik duluan). Mosok ngene ae kudu diterangke (masa hal seperti ini saja harus dijelaskan).” Batalkan Konferensi Pers, Unggah Pernyataan Resmi Mohan Hazian merilis pernyataan terbaru terkait dugaan pelecehan dan kekerasan seksual yang menyeret namanya. Klarifikasi tersebut diunggah melalui akun Instagram pribadinya, @mohanhazian, Selasa (10/2) sekitar pukul 10.30 WIB.
 
Dalam pernyataan tersebut, Mohan meminta maaf atas keterlambatannya memberikan respons. Ia mengaku membutuhkan waktu untuk mencerna badai masalah yang kini tengah menghantam kehidupan pribadinya.
 
"Saya, Mohan Hazian, seorang suami dan bapak dari anak saya. Mohon maaf jika saya membutuhkan waktu mencerna semua situasi ini, dan akan menjadi pelajaran berharga bagi saya pribadi," tulis Mohan di Instagram.
 
Awalnya, Mohan berencana menggelar konferensi pers pada pukul 08.00 WIB untuk menjelaskan tuduhan tersebut secara langsung. Namun, rencana itu dibatalkan total. Ia memilih merilis pernyataan tertulis dengan harapan dapat menyampaikan penjelasannya secara jujur, tenang, dan penuh rasa hormat kepada semua pihak.
 
Ia menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Mohan Hazian menyadari bahwa situasi tersebut telah menimbulkan kekecewaan, ketidaknyamanan, dan luka bagi banyak orang. 
 
Meski mengakui adanya kekhilafan, Mohan secara tegas membantah segala tuduhan berat yang beredar di media sosial. Ia menekankan bahwa dirinya tidak pernah melakukan tindakan pemerkosaan seperti yang ramai diperbincangkan.
 
“Namun yang harus saya garis bawahi saya tidak seperti yang dituduhkan, saya bukan seorang pemerkosa dan saya tidak pernah memperkosa siapapun,” tulisnya.
 
Mohan juga meminta publik untuk bersikap jernih dan adil dalam melihat permasalahan ini. Ia mengimbau agar masyarakat tidak menelan informasi yang belum terverifikasi sepenuhnya secara mentah-mentah.
 
Di sisi lain, Mohan mengakui adanya kesalahan yang ia lakukan dengan wanita lain di masa lalu. Ia menyadari bahwa tindakan tersebut telah memberikan dampak negatif yang besar bagi istri dan anaknya.  
 
Langkah ini diambil Mohan dengan dalih agar dirinya bisa menyampaikan pembelaan dan perasaan dengan lebih tenang serta jujur tanpa tekanan suasana tatap muka di konferensi pers.
 
“Apa pun penilaian yang berkembang saat ini, saya menerima berbagai konsekuensi yang muncul dalam hidup saya sebagai bagian dari proses pembelajaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depan,” ujarnya.

Baca Juga :

Model Malaysia Ngaku Dilecehkan Mohan Hazian, Diajak "Buka Kamar" Usai Pemotretan

Dari polemik tersebut, ia mengaku kehilangan pekerjaan, kepercayaan, dan berbagai hal lainnya. Mohan siap menerima berbagai konsekuensi yang muncul dalam hidupnya sebagai “bagian dari proses pembelajaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depan.” 
 
Mohan menegaskan kalau kesalahan dan kekhilafan di masa lalu adalah tanggung jawab pribadinya dan tidak memiliki kaitan dengan siapa pun di sekitarnya. Ia memohon agar orang-orang di sekelilingnya tidak ikut disangkutpautkan. 
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 

 

 

 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ketertiban Digital, Napas Demokrasi
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Mensos Tegaskan Program 2026 Harus Berbasis Data
• 10 jam lalutvrinews.com
thumb
Waspada! 12 Wilayah Jakarta Potensi Banjir Pesisir pada 11-16 Februari
• 5 jam laludetik.com
thumb
Viral Kronologi Transmigran di Kalsel Minta SHM ke Presiden, Mentrans Beberkan Bahayanya Jual Beli di Bawah Tangan
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Zodiak Paling Kaku dan Tidak Romantis: Pisces Pemalu, Scorpio Rasional
• 2 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.