Bertaruh Nyawa di Lautan, Seribu Nelayan Indramayu Kini Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Pemkab Indramayu melalui Dinas Perikanan dan Kelautan memberikan bantuan premi asuransi BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan kecil. Hal itu sebagai upaya perlindungan terhadap nasib nelayan kecil yang kerap bertaruh nyawa di lautan.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Indramayu, Edi Umaedi, menjelaskan, pada 2026 ada 1.000 nelayan kecil yang di-cover premi BPJS Ketenagakerjaannya oleh Pemkab Indramayu. Program itu diharapkan mampu melindungi nelayan dari berbagai risiko kerja serta memberikan jaminan sosial bagi keluarga mereka.

“Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen memberikan perlindungan sosial kepada nelayan kecil melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Program ini penting agar nelayan memiliki jaminan atas risiko kecelakaan kerja maupun kematian, sehingga mereka dapat bekerja dengan lebih tenang dan produktif,” ujar Edi, Senin (9/2/2026).

Ia menjelaskan, manfaat BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan kecil meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang memberikan perlindungan terhadap risiko kecelakaan saat melaut maupun dalam aktivitas kerja lainnya. Selain itu, Jaminan Kematian (JKM) berupa santunan kepada ahli waris apabila peserta meninggal dunia.

.rec-desc {padding: 7px !important;} “Kami berharap program ini mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan dan memberikan rasa aman bagi keluarga mereka, sehingga keberlangsungan ekonomi rumah tangga nelayan tetap terjaga,” tambah Edi.

Sebagai bagian dari implementasi komitmen tersebut, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu telah melaksanakan kegiatan sosialisasi serta validasi data calon kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan kecil di Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat. Kegiatan itu menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam memastikan program perlindungan sosial berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
UN Women Indonesia Perkuat Aksi Iklim Responsif Gender Berbasis Orang Muda
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Manajemen Tegaskan Denada Hanya Punya 2 Anak, Penyebar Hoaks Bakal Ditindak
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Warga Diimbau Tak Mancing dan Konsumsi Ikan Dari Sungai Cisadane | SAPA PAGI
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Mayoritas Publik Puas Program MBG, BGN: Bantu Kami Terus Lakukan Perbaikan
• 4 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Vinfast Tetap Pede Bakal Jualan Motor Listrik Meski Tanpa Subsidi
• 11 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.