Bisnis.com, JAKARTA – Produsen kendaraan listrik asal Vietnam, Vinfast mengungkapkan rencana untuk menjual motor listrik di pasar Indonesia, meskipun tanpa subsidi dari pemerintah.
Deputy CEO of Sales and Network Development Vinfast Indonesia, Davy J. Tuilan mengatakan, perseroan akan meluncurkan setidaknya empat model motor listrik pada paruh kedua tahun ini.
“Kami akan memperkenalkan empat model motor listrik dengan teknologi battery swap mulai semester II/2026. Rencananya akan diproduksi lokal di pabrik Subang,” ujar Davy di Jakarta, dikutip Selasa (10/2/2026).
Terkait belum adanya subsidi motor listrik pada tahun ini, dia menyampaikan bahwa kehadiran perseroan di Indonesia dirancang untuk jangka panjang dan tidak semata-mata bergantung pada dukungan subsidi dari pemerintah.
“Kami hadir di Indonesia untuk jangka panjang. Apa pun kebijakan pemerintah, kami akan mengikuti. Kami yakin kebijakan tersebut diterapkan secara adil tanpa perbedaan kompetisi antar-merek,” katanya.
Pada tahap awal, Vinfast telah merealisasikan investasi lebih dari US$300 juta dengan kapasitas produksi perdana sekitar 50.000 unit per tahun. Fasilitas manufaktur Vinfast yang berlokasi di Subang, Jawa Barat, dibangun di atas lahan seluas 171 hektare.
Baca Juga
- Vinfast Luncurkan VF MPV 7 di IIMS 2026, Harga Mulai Rp329 Juta
- Ada Investasi Vinfast-BYD, Anak Buah Airlangga Sebut RI Menuju Kemandirian EV
- Menilik Keunggulan VinFast di Indonesia Menurut Para Ahli Keuangan
Dalam jangka menengah, perseroan berencana meningkatkan nilai investasi hingga mencapai US$1 miliar. Seiring dengan itu, kapasitas produksi ditargetkan naik hingga 350.000 unit kendaraan per tahun guna memenuhi kebutuhan pasar domestik sekaligus menjajaki peluang ekspor.
Tak hanya itu, perusahaan juga akan mempercepat perluasan jaringan ritel nasional guna memastikan akses pasar yang lebih luas. Secara paralel, bersama mitra V-GREEN dan GSM, Vinfast akan meningkatkan skala operasional serta infrastruktur pengisian daya untuk mendukung adopsi kendaraan listrik secara massal.
Adapun, sederet mobil listrik yang telah dijual Vinfast di pasar Indonesia di antaranya yakni VF3, VF5, VF E34, hingga VF 7. Harga mobil listrik Vinfast pun berkisar Rp195 juta hingga di atas Rp400 juta.
Menilik kinerja penjualannya, data Gaikindo mencatat distribusi wholesales Vinfast tembus 151 unit pada Januari 2026. Sementara itu, penjualan ritel alias dari dealer ke konsumen sebanyak 141 unit pada periode yang sama.
Sebagai pengingat, subsidi motor listrik terakhir kali diberikan pada 2024. Pemerintah telah mengucurkan subsidi motor listrik senilai Rp7 juta per unit untuk percepatan populasi elektrifikasi melalui Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) No. 21/2023.
Berdasarkan data Sistem Informasi Bantuan Pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Roda Dua (Sisapira) jumlah subsidi motor listrik yang telah tersalurkan sebanyak 62.541 unit pada 2024. Jumlah subsidi motor listrik yang tersalurkan itu jauh melampaui capaian sepanjang 2023 sebanyak 11.532 unit.




