Penerbit Tarik Buku Mohan Haizan Usai Mencuat Kasus Dugaan Pelecehan Seksual

kumparan.com
14 jam lalu
Cover Berita

Content creator sekaligus pemilik brand lokal terkenal, Mohan Hazian, tengah menjadi sorotan usai namanya terseret dalam kasus dugaan pelecehan seksual.

Kasus ini mencuat setelah adanya pengakuan seorang perempuan yang diduga menjadi korban Mohan. Dalam thread di akun X, ia mengatakan menjadi korban pelecehan seksual oleh pemilik brand lokal milik seseorang berinisial M. Sejumlah pihak lalu mengaitkan peristiwa itu dengan Mohan.

Mohan sendiri telah melakukan klarifikasi dan meminta maaf atas kejadian di masa lalu. Namun, ia menegaskan bahwa dirinya bukanlah seorang pemerkosa seperti yang dituduhkan korban.

"Namun, yang harus saya garis bawahi saya tidak seperti yang dituduhkan, saya bukan seorang pemerkosa dan saya tidak pernah memperkosa siapa pun," kata Mohan dalam unggahan di akun Instagramnya @mohanhazian.

"Semua kesalahan yang terjadi di masa lalu adalah murni kekhilafan saya dengan wanita lain. Namun, kejadian tersebut sudah memberikan impact kepada istri dan anak saya," lanjutnya.

Buku Karya Mohan Goresan Seorang Berandal Ditarik dari Pasaran

Buntut dari mencuatnya kasus dugaan pelecehan seksual tersebut, salah satu penerbit buku karya Mohan yang berjudul Goresan Seorang Berandal angkat bicara. Penerbit Shira Media mengeluarkan pernyataan sikap yang diunggah di akun Instagram resminya.

"Kami, Shira Media menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait dugaan kekerasan seksual (KS) yang melibatkan Mohan Hazian, yang karyanya pernah kami terbitkan. Terhitung sejak pernyataan ini diterbitkan, kami memutus seluruh aktivitas komersial terkait Mohan Hazian," isi dari pengumuman resmi tersebut.

Penerbit Shira Media memutuskan untuk memberhentikan seluruh rencana pencetakan ulang, distribusi promosi dan kerja sama penerbitan di masa mendatang.

"Kami juga meminta seluruh mitra penjualan untuk menghentikan transaksi dan menarik buku tersebut dari peredaran," tegasnya.

"Pernyataan ini kami sampaikan sebagai sikap resmi dan terbuka kepada publik. Kami mendukung proses penanganan dan investigasi yang transparan, adil, serta berpihak pada korban hingga hak-hak korban sepenuhnya terpenuhi,” tutup Shira Media.

Sebelumnya, Mohan menerima berbagai konsekuensi yang ditimbulkan peristiwa tersebut. Dia mengaku telah mengambil banyak pelajaran dari kejadian ini,

"Kehilangan pekerjaan, kepercayaan, dan berbagai hal lain menjadi pelajaran yang sangat berat sekaligus pengingat bagi saya untuk terus berbenah diri," ungkap Mohan.

"Sekali lagi, saya memohon maaf kepada semua pihak yang merasa kecewa atau terluka," lanjutnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PSSI Sebut Piala AFF U17 dan U19 Berpeluang Digelar di Sumut: Bisa Jadi Sport Tourism
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Identitas 11 Tersangka Kasus KorupsI CPO yang Rugikan Negara Rp14 Triliun
• 19 jam laludisway.id
thumb
Ancaman Rusia Meningkat, Inggris Perbanyak Pasukan di Norwegia
• 6 jam laludetik.com
thumb
Dugaan Perselingkuhan Kepala Dusun di Mojoagung Mencuat, Dua Video Jadi Bukti
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Mendagri Ungkap Pemulihan Total Wilayah Terdampak Bencana di Sumatera Butuh 2–3 Tahun
• 2 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.