Surabaya (ANTARA) - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mendorong penguatan hubungan diplomatik antara Indonesia khususnya Jawa Timur dengan Jepang termasuk dalam sektor perekonomian dan lainnya.
“Mudah-mudahan di tengah kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian dan tantangan, hubungan ekonomi antara Jawa Timur dengan Jepang akan terus menguatkan akan terus melengkapi satu sama lain. Tidak hanya ekonomi namun juga bidang lain,” katanya dalam Peringatan HUT Kaisar Jepang ke-66 di Surabaya, Rabu.
Emil mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur khususnya Gubernur Khofifah Indar Prawansa senantiasa memberikan dukungan dan perhatiannya untuk kemajuan hubungan Jawa Timur dengan Jepang.
Hal itu diwujudkan baik dalam rangka sister province maupun dengan seluruh elemen yang berada di Jepang.
Hubungan yang baik antara Jepang dan Jawa Timur pun, menurut da, telah berdampak terhadap ekonomi seperti adanya 150 perusahaan Jepang yang beroperasi di provinsi tersebut.
Perusahaan-perusahaan Jepang tersebut telah berkontribusi dalam menyerap banyak tenaga kerja yang merupakan penduduk Jawa Timur yang berada di sekitar perusahaan.
Selain itu, lanjut Emil, investasi Jepang melalui Penanaman Modal Asing (PMA) ke Jawa Timur sejak 2010 sudah mencapai lebih dari 5 miliar dolar AS dan mampu menyerap 178 ribu tenaga kerja di provinsi tersebut.
Bahkan yang terbaru, SMK Puger Jember, Jawa Timur pada 2026 akan mengirimkan sebanyak 75 lulusannya untuk bekerja dan berkarya di Jepang.
Capaian-capaian tersebut, ujar Emil, merupakan buah dari upaya Pemprov Jatim dan Jepang dalam menjaga sinergi yang baik sehingga berdampak kepada masyarakat kedua belah pihak.
“Setiap perusahaan maupun setiap warga Jepang yang berada di Jawa Timur bagi kita semua adalah saudara kita sesama warga Jawa Timur. Kita adalah satu keluarga yang sama-sama berkiprah dan berikhtiar untuk bekerja dengan baik,” kata Emil.
“Mudah-mudahan di tengah kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian dan tantangan, hubungan ekonomi antara Jawa Timur dengan Jepang akan terus menguatkan akan terus melengkapi satu sama lain. Tidak hanya ekonomi namun juga bidang lain,” katanya dalam Peringatan HUT Kaisar Jepang ke-66 di Surabaya, Rabu.
Emil mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur khususnya Gubernur Khofifah Indar Prawansa senantiasa memberikan dukungan dan perhatiannya untuk kemajuan hubungan Jawa Timur dengan Jepang.
Hal itu diwujudkan baik dalam rangka sister province maupun dengan seluruh elemen yang berada di Jepang.
Hubungan yang baik antara Jepang dan Jawa Timur pun, menurut da, telah berdampak terhadap ekonomi seperti adanya 150 perusahaan Jepang yang beroperasi di provinsi tersebut.
Perusahaan-perusahaan Jepang tersebut telah berkontribusi dalam menyerap banyak tenaga kerja yang merupakan penduduk Jawa Timur yang berada di sekitar perusahaan.
Selain itu, lanjut Emil, investasi Jepang melalui Penanaman Modal Asing (PMA) ke Jawa Timur sejak 2010 sudah mencapai lebih dari 5 miliar dolar AS dan mampu menyerap 178 ribu tenaga kerja di provinsi tersebut.
Bahkan yang terbaru, SMK Puger Jember, Jawa Timur pada 2026 akan mengirimkan sebanyak 75 lulusannya untuk bekerja dan berkarya di Jepang.
Capaian-capaian tersebut, ujar Emil, merupakan buah dari upaya Pemprov Jatim dan Jepang dalam menjaga sinergi yang baik sehingga berdampak kepada masyarakat kedua belah pihak.
“Setiap perusahaan maupun setiap warga Jepang yang berada di Jawa Timur bagi kita semua adalah saudara kita sesama warga Jawa Timur. Kita adalah satu keluarga yang sama-sama berkiprah dan berikhtiar untuk bekerja dengan baik,” kata Emil.




