Dukung pemulihan, Mirae Asset Sekuritas salurkan bantuan Aceh Tamiang

antaranews.com
10 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyalurkan bantuan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat terdampak bencana alam di dua lokasi di Kabupaten Aceh Tamiang, sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan pascabencana.

“Melihat kondisi tersebut, Perusahaan menyalurkan bantuan berupa perlengkapan dan fasilitas penunjang istirahat agar para pengungsi dapat beristirahat dengan lebih layak. Selain itu, bantuan juga mencakup perlengkapan ibadah seperti sarung, Al-Quran, mukena, sajadah, perlengkapan dapur umum dan baju baru,” ujar Direktur PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Tomi Taufan di Aceh Tamiang, Selasa.

Bantuan tersebut diserahkan pada Selasa (10/2) dengan target penerima manfaat sekitar 200 pengungsi yang berada di dua titik lokasi pengungsian, yakni Desa Kota Lintang Bawah dan Kampung Durian. Hingga saat ini, sebagian pengungsi masih harus bertahan di tenda-tenda dengan kondisi yang belum sepenuhnya layak.

Direktur PT Mirae Asset Sekuritas Tomi Taufan dan Karyawan Mirae Asset Sekuritas serah terima bantuan kepada masyarakat Aceh Tamiang. (ANTARA/HO-Mirae Asset) Berdasarkan data di lapangan, wilayah terdampak bencana di Desa Kota Lintang dan Kampung Durian mencakup lebih dari 3.000 kepala keluarga. Banyak warga terpaksa mengungsi akibat rumah yang rusak berat atau hanyut akibat bencana.

Selain bantuan kebutuhan dasar, Mirae Asset Sekuritas juga menyalurkan bantuan bagi anak-anak berupa buku edukasi dan alat tulis untuk mendukung aktivitas belajar dan bermain di tengah kondisi pengungsian.

“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya kami untuk menumbuhkan empati dan kepedulian sosial di lingkungan internal perusahaan. Dana yang digunakan untuk program ini berasal dari Perusahaan, himpunan dana karyawan Mirae Asset Sekuritas serta dukungan nasabah melalui program Odd Lot,” kata Head of Human Capital Division PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Ratna Ekawati.

Bantuan PT Mirae Asset Sekuritas kepada Masyarakat Aceh Tamiang. (ANTARA/HO-Mirae Asset) Di sisi lain, kebutuhan pengungsi di lapangan masih cukup besar, terutama terkait fasilitas istirahat dan pemenuhan kebutuhan dasar. Selain perlengkapan tidur, kebutuhan pokok seperti bahan makanan, air bersih, kompor, dan penanak nasi masih sangat dibutuhkan, terutama menjelang bulan Ramadan.

“Saat ini masih banyak warga yang membutuhkan hunian sementara yang layak serta dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bantuan yang diberikan sangat membantu pengungsi dalam bertahan dan mempersiapkan diri menghadapi masa pemulihan,” ujar Aulia, selaku penanggung jawab pengungsian Desa Kota Lintang, Aceh Tamiang.

Sementara itu, penanggung jawab pengungsian Kampung Durian, Ust. Hamdani, menyampaikan bahwa kondisi fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) di lokasi pengungsian saat ini banyak yang rusak. Selain itu, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan paling mendesak bagi para pengungsi.

Melalui program CSR ini, Mirae Asset Sekuritas berharap dapat terus berkontribusi secara berkelanjutan dalam mendukung masyarakat terdampak bencana serta memperkuat peran perusahaan dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan di Indonesia.

Baca juga: Investor dan nilai reksa dana Mirae Asset meningkat di kuartal I-2025

Baca juga: Penyaluran DTH korban bencana di Aceh bisa melalui bank non-syariah

Baca juga: Rosan targetkan Rp1 triliun dari dana CSR BUMN untuk pascabencana


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Minuman Rasa Buah Jadi Pilihan Temani Ritme Hidup Aktif Generasi Muda
• 17 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Indeks Persepsi Korupsi Merosot: Reformasi Jalan di Tempat?
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Korban Penganiayaan di Jakbar Desak Polisi Tetapkan Pelaku Jadi Tersangka
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Rumor ke Super League Menguat, 4 Diaspora Timnas Indonesia Ini Disebut Tolak Kontrak Fantastis
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Chelsea Incar 4 Besar, Rosenior Buka Opsi Rotasi Pemain Lawan Leeds United
• 22 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.