Inflasi konsumen China mendingin pada Januari 2026, sementara deflasi harga produsen tetap berlanjut.
IDXChannel - Inflasi konsumen China mendingin pada Januari 2026, sementara deflasi harga produsen tetap berlanjut.
Dilansir dari Reuters pada Rabu (11/2/2026), data terbaru ini memperkuat dorongan terhadap Beijing untuk mengeluarkan langkah kebijakan guna mengatasi ketidakseimbangan antara penawaran dan permintaan.
Menurut data daru Biro Statistik Nasional (NBS), indeks harga konsumen (CPI) naik 0,2 persen pada Januari 2026 dibandinhkan dengan bulan yang sama tahun lalu,
Angka tersebut lebih rendah dibandingkan dengan kenaikan 0,8 persen pada Desember 2025 dan meleset dari ekspektasi para analis sebesar 0,4 persen.
Indeks harga produsen (PPI) turun 1,4 persen bulan lalu, memperpanjang tren deflasi selama bertahun-tahun.
"Moderasi dalam kenaikan harga konsumen terutama disebabkan oleh basis yang tinggi dan penurunan harga energi yang lebih tajam," kata Ahli Statistik NBS Dong Lijuan dalam sebuah pernyataan.
Kampanye pemerintah untuk mengekang kelebihan kapasitas dan persaingan harga di sektor-sektor industri utama, termasuk energi surya dan manufaktur otomotif, telah sedikit mengurangi deflasi harga di tingkat pabrik.
Namun, deflasi PPI tetap berlanjut dan terus membebani keuntungan perusahaan industri, menunjukkan perlunya lebih banyak langkah kebijakan untuk mengatasi ketidakseimbangan yang mengakar dalam perekonomian.
Para pembuat kebijakan telah berulang kali berjanji untuk lebih menyelaraskan penawaran dan permintaan dan berjanji untuk meningkatkan pendapatan masyarakat untuk mendorong konsumsi barang dan jasa. Mereka juga berjanji untuk terus menindak persaingan yang berlebihan dan memastikan penghentian kapasitas produksi yang tidak efisien untuk menstabilkan harga.
Pemerintah juga berjanji untuk menerapkan kebijakan makroekonomi yang lebih proaktif pada 2026. Bank sentral pada Januari telah memangkas suku bunga khusus sektor dan mengalokasikan lebih banyak pinjaman murah untuk perusahaan teknologi dan swasta kecil dan menengah.
China akan mengumumkan rencana pembangunan lima tahun berikutnya dan target pertumbuhan ekonomi untuk tahun ini pada sesi parlemen tahunan di awal Maret.
Harga konsumen pada Januari tahunn lalu mengalami kenaikan akibat liburan Tahun Baru Imlek, yang dimulai pada akhir Januari dan mendorong kenaikan harga makanan dan jasa. Liburan tahun ini akan dimulai pada pertengahan Februari. (Wahyu Dwi Anggoro)





