JAKARTA, DISWAY.ID -- Penyidik masih menggali motif di balik kasus pembunuhan NHW (31) --pegawai PPPK RSPAU Halim PK-- yang sempat menggegerkan publik belakangan ini.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan, ada dua terduga pelaku dalam kasus ini. Namun sayangnya ia masih enggan mengungkap identitas keduanya.
Namun, kata dia, yang penting dari kasus ini adalah rangkaian peristiwa yang melibatkan para pelaku.
Ia menyebutkan, kedua pelaku dan korban sama-sama kenal sejak satu bulan terakhir.
BACA JUGA:Anak Tengah Jadi Dalang Pembunuhan Sekeluarga di Warakas, Pelaku Idap Gangguan Jiwa?
BACA JUGA:Waketum PSI Bro Ron Pegang Bukti Awal Penyelewangan Bantuan Siswa NTT yang Bunuh Diri, Ada Perbedaan!
Fakta-fakta masih terus digali oleh penyidik, termasuk motif di balik pembunuhan pegawai PPPK tersebut.
"Kedua pelaku diketahui mengenal korban sekitar satu bulan terakhir. Untuk motif masih didalami oleh penyidik dan akan disampaikan setelah pengumpulan fakta lengkap," sebutnya.
Barang Milik Korban DiambilBudi mengatakan, pembunuhan pegawai PPPK juga mengarah kepada tindak pidana pencurian.
Pasalnya, barang-barang milik NHW tidak ditemukan saat jasadnya ditemukan sudah bergerak.
BACA JUGA:Kasus Siswa SD Bunuh Diri di NTT Jadi Sorotan Tegas MenHAM, Kinerja Pemda Dipertanyakan: Mereka Masa Bodoh
BACA JUGA:Soal Siswa SD Bunuh Diri di NTT, Ketua Komisi X DPR: yang Gagal Bukan Anaknya, Tapi Sistem Kita
Dari hasil penyelidikan kedua pelaku akhirnya mengakui bahwa mereka telah mengambil barang-barang berharga milik korban setelah kejadian.
"Sementara ini, diketahui bahwa pelaku turut mengambil beberapa barang milik korban," ucapnya.
Selain pendekatan personal, penyidik disebut akan terus mendalami hubungan kedua pelaku dengan NHW termasuk aktivitas sebelum dan sesudah peristiwa mengerikan itu.
- 1
- 2
- 3
- »





