Pesawat PK-SNR rute Tanah Merah-Danowage/Koroway Batu milik PT Smart Air Aviation ditembaki oleh orang tak dikenal (OTK). Komunikasi terakhir, pilot menyebut kesulitan sinyal.
"Gak ada sinyal, tolong dilacak saja. Di Koroway kita ditembaki," demikian pesan tersebut. Penembakan terjadi pada Rabu (11/2) sekitar pukul 10.38 WIT.
Terdapat dua titik koordinat GPS dalam data tersebut, yakni:
S 5,214472° T 140,016460°
S 5,214139° T 140,016718°
Kabar soal penembakan itu dibenarkan oleh Kabiro Humas dan Data Kemenko Polkam, Brigjen TNI Inf Honi Havana.
"Info awal sudah kami terima, kami sedang mendalami," kata Honi Havana kepada kumparan.
"Kemenko Polkam sudah dapat info awal, sedang dilaksanakan pengecekan lebih lanjut, menunggu info yang lebih detail dari satuan kewilayahan setempat," lanjut Honi.
Berdasarkan data yang diterima redaksi, pesawat tersebut membawa 13 penumpang termasuk seorang bayi.
Pesan pukul 13.26 WIT, dilaporkan bahwa kedua pilot telah meninggal dunia, yaitu:
Capt. Egon E;
Capt. Baskoro.
Belum diketahui kondisi penumpang.





