Liputan6.com, Jakarta - Kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali berulah. Mereka diduga kuat menembaki pesawat Smart Air, Rabu (11/2/2026). Peristiwa itu terjadi sesaat setelah pesawat mendarat di Korowai dari Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.
Kepala Polres Boven Digoel, AKBP Wisnu Perdana, saat dikonfirmasi membenarkan insiden itu.
Advertisement
"Benar," kata AKBP Wisnu saat dihubungi ANTARA, Kamis (11/2/2026).
Menurutnya, peristiwa itu terjadi pukul 11.00 WIT. Saat itu, pesawat membawa 13 penumpang. Peristiwa penembakan itu menyebabkan jatuhnya korban jiwa.
"Pilot serta copilot dilaporkan meninggal," katanya.
Belum ada penjelasan lebih rinci perihak kronologi penembakan tersebut dan kondisi belasan penumpang lainnya.




