Penulis: Irfan Sudrajat
TVRINews - Istanbul, Turki
Marco Asensio berharap gol dan assist di Fenerbahce membawanya bermain di Piala Dunia 2026.
Marco Asensio memberikan pesan kepada pelatih Luis de la Fuente untuk melihat statisik gol dan assist miliknya bersama Fenerbahce. Gelandang serang yang pada 21 Januari lalu genap berusia 30 tahun itu memang berharap dapat bermain di Piala Dunia 2026 bersama Timnas Spanyol.
"Saya berharap Luis de la Fuente melihat sepak bola Turki, bermain bersama Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026 menjadi target bagi saya," kata Marco Asensio seperti yang diberitakan Marca, Selasa (10/2/2026).
Dalam wawancaranya dengan pers Spanyol tersebut, Marco Asensio menyatakan dirinya telah melakukan upaya semaksimal mungkin memberikan yang terbaik bagi klubnya, Fenerbahce. Dengan begitu, dia berharap membuka peluangnya untuk kembali bermain di Timnas Spanyol hingga tampil di Piala Dunia 2026 nanti bersama La Roja.
Sepanjang musim ini bersama Fenerbahce, Marco Asensio memperlihatkan dirinya masih memiliki kemampuan terbaik sebagai gelandang serang. Meski dia bermain di Liga Turki yang tidak termasuk dalam lima liga terbaik Eropa namun statistik gol dan assist serta pencapaiannya memang bisa membawa Marco Asensio kembali bermain untuk Spanyol.
Marco Asensio telah mencetak 11 gol dan 8 assist untuk Fenerbahce. Dengan demikian, mantan bintang Paris Saint-Germain (PSG) ini telah berperan dalam terciptanya 19 gol bagi klub berjulukan Sari Kanaryalar (The Yellow-Navy Blues) ini.
Jumlah tersebut jelas cukup untuk mengetuk pintu Luis de la Fuente agar mempertimbangkan dirinya masuk skuad Timnas Spanyol. Di Liga Turki (Turki Super League), hanya Eldor Shomurodov yang lebih banyak terlibat dalam terciptanya gol. Pemain Istanbul Basaksehir ini telah berperan dalam 20 gol bagi timnya itu.
Khusus di Liga Turki sendiri, Marco Asensio telah mengoleksi 11 gol dan dia merupakan pemain ke-9 dengan tembakan terbanyak (48 tembakan) dan juga di peringkat ke-9 dengan tembakan terbanyak mengarah ke gawang (19 tembakan).
Dalam Liga Turki pada 9 Februari 2026 lalu, satu assist yang diciptakannya membawa Fenerbahce menang 3-1 atas Genclerbirligi Ankara. Kemenangan tersebut membuat Fenerbahce di posisi kedua klasemen sementara, memberikan tekanan kepada Galatasaray yang memimpin.
Kemnenangan tersebut membuat Fenerbahce hanya berjarak tiga poin dari Galatasaray dalam perburuan gelar Liga Super Turki. Marco Asensio juga mencetak satu gol dalam kemenangan Kocaelispor, 2-0 pada 2 Februari 2026.
"Itu gol paling penting bagi saya sejak saya bergabung ke sini," kata Marco Asensio. Gol tersebut bahkan membuat Presiden Fenerbahce, Sadettin Saran, memberikan standing ovation saat Marco Asensio meninggalkan lapangan untuk digantikan pada menit ke-88.
Sedangkan dalam final Piala Super Turki 2026, Marco Asensio memberikan satu assist untuk kemnenangan klubnya atas Galatasaray yang membuat mereka meraih gelar tersebut pada 10 Januari 2026.
"Marco Asensio adalah pemain top. Dia memiliki semua kualitas untuk bermain di Piala Dunia," kata pelatih Fenerbahce, Domenico Tedesco.
"Namun tentu, Spanyol memiliki banyak pemain bagus juga. Itu bukan terserah saya, saya tidak dapat menentukannya. Tapi, saya akan memastikan bahwa Marco Asensio akan selalu tampil dengan kemampuan terbaiknya hingga akhir musim," dia menegaskan.
Marcos Asensio memang sudah lama tidak lagi masuk skuad Timnas Spanyol asuhan Luis de la Fuente, tepatnya sejak September 2023 silam. Dia menjadi bagian penting Spanyol ketika meraih gelar UEFA Nations League 2022-2023 lalu.
Marco Asensio telah bermain dalam 38 laga untuk Timnas Spanyol dan mencetak dua gol. Karena itu, dia berharap dapat kembali ke Timnas Spanyol. Pada 27 Maret 2026 nanti, Spanyol akan tampil dalam Finalissima menghadapi Argentina.
Setelah itu, La Roja akan beruji coba mengahdapi Timnas Mesir pada 30 Maret 2026. Kedua laga tersebut akan digelar di tempat yang sama yaitu Stadion Lusail, Qatar.
Di Piala Dunia 2026, Spanyol berada di Grup H bersama Cape Verde (Tanjung Hijau), Arab Saudi, dan Uruguai.
Marco Asensio pemain bintang di sepak bola Spanyol, di antaranya membawa Real Madrid meraih tiga gelar La Liga dan tiga kali juara Liga Champions. Dirinya kemudian bermain di PSG yang juga ditandai dengan tiga gelar di antaranya Ligue 1.
Namun, setelah kesulitan mendapatkan tempat dalam starting line-up, Marco Asensio memutuskan untuk bergabung ke Fenerbahce, demi mendapatkan tempat kembali di Timnas Spanyol.
Editor: Irfan Sudrajat




