Pesawat PK-SNR rute Tanah Merah–Danowage/Koroway Batu milik PT Smart Air Aviation ditembaki orang tak dikenal (OTK) saat hendak mendarat di Bandara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2).
Pesawat tersebut membawa 13 penumpang, termasuk satu bayi. Akibat insiden tersebut, pilot dan kopilot tewas.
Keduanya sempat melarikan diri ke hutan saat kejadian. Namun, mereka tertangkap dan dieksekusi.
Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon memastikan insiden tersebut telah ditindaklanjuti di lapangan.
“Nanti kita cek ya. Saya pastinya sudah, nanti kita cek, kami lapor. Kita sudah dapat info awal itu. Nanti kita cek di lapangan,” ujar Richard saat ditemui di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (11/2).
Ia menegaskan, tindak lanjut awal atas insiden tersebut telah dilakukan oleh satuan yang bertugas di wilayah kejadian.
“Pastinya sudah ditindaklanjuti oleh (yang di) lapangan,” katanya.




