Mendagri Targetkan 11 Daerah Banjir Sumatera akan Normal dalam 2 Bulan

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menargetkan 11 daerah yang masih butuh atensi khusus pascabencana di tiga provinsi Sumatera dapat kembali normal dalam dua bulan.

"Dua bulan juga normal, kalau kita terutama kalau kita genjot masalah lumpurnya," ujar Tito di Kantor Kemendagri, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Baca juga: Mendagri: 37 Kabupaten/Kota Terdampak Banjir Sumatera Sudah Normal

Tito menjelaskan, kondisi normal yang dimaksudkannya adalah normal secara fungsional yang berarti akses jalan sudah beroperasi.

"Dalam dua bulan bisa saya katakan normal fungsional bahasanya. Bukan normal permanen. Normal fungsional artinya kalau jalannya bisa dilalui," jelasnya.

Menurut Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatera ini, kondisi normal permanen memang membutuhkan waktu.

Terlebih, akses jalan serta jembatan sementara harus diperbaiki untuk menjadi akses jalan permanen.

"Untuk mengaspal kembali memperlebar jalan jembatan yang tadinya sekarang ini jembatan darurat. Menjadi jembatan permanen. It takes time (itu butuh waktu) lah," ucapnya.

Baca juga: Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatera, Mendagri–BPS Bahas Dashboard Data Tunggal

Tito mengatakan perbaikan jembatan membutuhkan waktu berbeda-beda sesuai panjangnya.

"Ada jembatannya yang cuma 5 meter. Ada juga jembatannya yang bisa sampai 200 meter, 300 meter. Seperti jembatan sungai Merdu itu kan panjang. Kemudian apa ada jembatan-jembatan, di daerah Gayo, Bener Meriah. Kemudian jembatan yang di Tapanuli Tengah. Itu perlu waktu," ujar dia.

Daerah yang sudah pulih dan butuh atensi

Tito menyampaikan bahwa pemulihan pascabencana di Sumatera sudah mencapai sekitar 70 persen dalam dua bulan ini.

Dari 52 daerah yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, terdapat 37 kabupaten/kota yang kini sudah normal.

"Artinya yang sudah kembali normal dari 52 itu ada 37 (normal). 37 ini kalau kita persentase kan ya lebih kurang, hampir 70 persen ya kabupaten kota, dari 52 kabupaten kita itu sudah kembali normal dalam waktu sekitar 2 bulan," kata Tito.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Sementara itu, masih ada empat daerah yang mendekati normal dan 11 lainnya masih memerlukan atensi.

"Yang mendekati normal lebih kurang ada 4 dan yang memerlukan atensi khusus ada 11. Ini lah yang akan kita kerja keras di titik-titik tersebut," tutur dia.

Kesebelas kabupaten/kota yang perlu atensi khusus tersebar di ketiga provinsi yakni ada dua di Aceh (Padang Pariaman dan Agam), dua di Sumatera Utara (Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah), dan tujuh di Aceh (Pidie Jaya, Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Tengah, Aceh Timur, Bireun, Gayo Lues).
Ulurkan tanganmu membantu korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di situasi seperti ini, sekecil apa pun bentuk dukungan dapat menjadi harapan baru bagi para korban. Salurkan donasi kamu sekarang dengan klik di sini


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gus Ipul Apresiasi Kontribusi Polri Perkuat Disiplin Siswa Sekolah Rakyat
• 5 jam laludisway.id
thumb
JPU Bantah Klaim Nadiem Melalui Kesaksian LKPP di Sidang Korupsi Pengadaan Chromebook
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
2 Atlet Ski Korea Selatan Didiskualifikasi dari Olimpiade Musim Dingin, Gunakan Zat Terlarang
• 14 jam lalumediaindonesia.com
thumb
KSAD Siapkan Satuan Zeni dan Medis untuk Misi Board of Peace
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
TNI AD Gelar Rapim Bahas Kesejahteraan Prajurit-Program Prioritas Presiden
• 7 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.