23 Ribu TNI Dikerahkan Buat Pulihkan Sumatera: Bangun Ribuan Huntara-Jembatan

kumparan.com
10 jam lalu
Cover Berita

TNI mengerahkan 23.491 personel dalam penanganan bencana di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pengerahan dilakukan secara dinamis mengikuti kebutuhan prioritas di lapangan, termasuk percepatan pembangunan infrastruktur dan hunian.

Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon mengatakan, ribuan personel tersebut disebar di titik-titik terdampak bencana.

“Adapun gelar personel TNI yang saat ini dilibatkan di tiga provinsi sejumlah 23.491 orang. Dan ini tersebar di seluruh wilayah-wilayah bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, pada titik-titik prioritas,” ujar Richard dalam konferensi pers di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (11/2).

Ia menjelaskan, distribusi personel bersifat fleksibel dan menyesuaikan perkembangan situasi.

“Karena ada juga personel yang pekerjaannya sudah selesai dialihkan ke tempat yang lain, jadi bergerak sesuai dengan dinamika dan prioritas-prioritas kebutuhan yang disampaikan kementerian/lembaga ataupun masyarakat-masyarakat yang ada di daerah bencana,” katanya.

Kerahkan Pesawat, Helikopter hingga KRI

Selain personel, TNI juga mengerahkan alutsista lintas matra. Dukungan diberikan melalui Satgas Kesehatan serta operasi udara, laut, dan darat untuk distribusi logistik dan mobilisasi personel.

“Fixed Wing ada 24 unit, terdiri dari 17 TNI dan ada 10 dari BNPB. Kemudian Rotary Wing ada 31 unit, 18 TNI, ada 3 Kemhan, 2 dari Basarnas, dan 11 dari BNPB,” ujar Richard.

Untuk dukungan laut, TNI AL mengerahkan 14 Kapal Republik Indonesia (KRI), sementara TNI AD mengoperasikan 5 kapal. Selain itu, terdapat Satgas Koala yang bertugas di Tamiang.

“Kemudian Kapal KRI dari TNI AL juga ada 14 unit. Kemudian dari Kapal Angkatan Darat ada 5 unit. Kemudian juga ada Satgas Koala yang bertugas di Tamiang,” katanya.

Bangun 12.896 Huntara dan Ribuan Jembatan

Dalam tahap rekonstruksi, TNI terlibat langsung dalam pembangunan hunian dan infrastruktur penghubung.

“Untuk Huntara ada 12.896. Huntap 3.923. Jembatan gantung ada 37 unit. Jembatan Bailey ada 44 unit. Jembatan Aramco ada 72 unit,” ujar Richard.

Pembangunan jembatan menjadi prioritas utama untuk memulihkan konektivitas wilayah yang terputus akibat bencana.

Dari total 72 unit Jembatan Aramco yang direncanakan, 46 unit telah selesai dibangun. Sementara pembangunan Jembatan Bailey menunjukkan progres signifikan dengan mayoritas unit telah rampung.

“Jadi kemajuannya cukup signifikan,” ujar Richard.

Masih Ada 17 Titik Jalan Terputus

Meski progres dinilai signifikan, masih terdapat 17 titik jalan yang terputus. Dari jumlah tersebut, 6 titik telah tersambung dan sisanya masih dalam pengerjaan.

“Saat ini masih terdapat 17 titik jalan yang terputus. Dari jumlah tersebut, 6 titik telah tersambung dan proses pekerjaan berlanjut terus secara berloncatan, sehingga diharapkan ini dapat tuntas sampai dengan titik jalan yang terakhir,” katanya.

Secara umum, Aceh menjadi wilayah dengan pembangunan hunian sementara terbanyak, sedangkan Sumatera Barat mencatat progres penyelesaian huntara dan huntap yang lebih tinggi.

“Pembangunan jembatan, baik gantung, Bailey maupun Aramco, berjalan secara signifikan di tiga provinsi dan ini cukup penting untuk memulihkan aksesibilitas dan konektivitas antarwilayah,” ujar Richard.

“Bapak Panglima TNI (Jenderal TNI Agus Subiyanto) menyatakan bahwa, sesuai perintah Bapak Presiden, pelibatan TNI, personel dan pengerahan alutsista TNI, terus dilakukan secara maksimal,” tambahnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menkum di Rapim Polri: KUHP-KUHAP Baru Perkuat Kepastian Hukum untuk Pangan dan Energi
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Kemenkes Fokus Tata Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
149 Pasar Rakyat Kembali Beroperasi Pascabencana Sumatra
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bek Belanda Siap Debut! PSIM Dapat Suntikan Tenaga Baru Jelang Lawan Persik
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemerintah Terapkan WFA saat Libur Lebaran 2026, Ini Aturannya
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.