JAKARTA, KOMPAS.TV - Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi memenuhi panggilan Polda Metro Jaya terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu (11/2/2026).
Bonatua datang sebagai ahli untuk kubu Roy Suryo Cs yang telah ditetapkan menjadi tersangka dugaan pencemaran nama baik terkait ijazah Jokowi.
Ahli yang BerempirisKetika hadir memenuhi panggilan Polda Metro Jaya, Bonatua menyebut dirinya sebagai ahli yang berempiris.
"Di sini saya sebagai ahli, ahli yang berempiris, karena saya melakukan kerja-kerja praktik, mempraktikkan keterbukaan informasi publik," kata Bonatua di Jakarta, Rabu, dipantau dari video YouTube KompasTV.
Bonatua mengatakan, sebelum meneliti, dia harus mempelajari terlebih dulu penelitian sebelumnya.
"Ternyata saya temukan penelitian terdekat saya adalah penelitian yang dilakukan oleh RRT (Roy, Rismon, Tifa)," ujarnya.
Menurut Bonatua, penelitian RRT tersebut dijadikannya titik nol untuk meneliti lebih lanjut dan mencari perbedaan-perbedaan informasi terkait ijazah Jokowi.
Baca Juga: Alasan Kubu Roy Suryo Cs Ajukan Bonatua Silalahi sebagai Ahli di Kasus Tudingan Ijazah Jokowi
Bonatua menekankan Roy Suryo Cs meneliti informasi yang tertera pada ijazah, bukan meneliti dokumen berupa ijazah milik Jokowi.
"Satu yang saya lihat dari teman-teman RRT, mereka meneliti informasi dalam ijazah itu, bukan meneliti dokumen ijazah yang dimiliki Pak Jokowi, karena memang ijazah itu tidak ada," ucapnya.
Bonatua menyebut jenis penelitian yang dilakukannya dan dilakukan Roy Suryo Cs berbeda.
"Jadi, saya waktu melihat, ciri khas penelitian beliau-beliau ini bertiga (RRT) ini adalah tipe jenis penelitian yang namanya explorer, eksploratif," ucapnya.
Dalam jenis penelitian eksplorasi, kata Bonatua, belum terlalu banyak norma-norma yang diikuti.
"Sementara saya, karena saya berbasis kebijakan publik, ilmu-ilmu S-2, S-3 saya kerja publik. Maka saya mengambil posisi jenis penelitian yang namanya explainer, peristiwa ini sudah ada, saya tinggal menjelaskan saja," katanya.
Oleh karena itu, ia menekankan karakter penelitiannya dan Roy Suryo Cs berbeda.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- bonatua
- bonatua silalahi
- ijazah jokowi
- roy suryo
- roy suryo cs
- salinan ijazha jokowi





